Hukuman mati bagi penyesat
Ulangan 13:10
Kewaspadaan terhadap godaan menyembah ilah lain
“Kamu harus melemparinya dengan batu sampai mati karena dia telah berusaha menyesatkanmu dari TUHAN, Allahmu, yang telah membawamu keluar dari tanah Mesir tempat perbudakanmu.”Ulangan 13:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Engkau harus melempari dia dengan batu, sehingga mati, karena ia telah berikhtiar menyesatkan engkau dari pada TUHAN, Allahmu, yang telah membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.”Ulangan 13:10 · TB
Terjemahan Baru
“(13:9)”Ulangan 13:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(13:9)”Ulangan 13:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And thou shalt stone him with stones, that he die; because he hath sought to thrust thee away from the LORD thy God, which brought thee out of the land of Egypt, from the house of bondage.”Ulangan 13:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 13:10?
Ayat ini menjelaskan alasan hukuman mati: orang itu mencoba menyesatkan umat dari Tuhan yang telah membebaskan mereka dari perbudakan Mesir. Ini menegaskan bahwa kesetiaan kepada Tuhan adalah fondasi keselamatan.
Latar belakang
Hukuman mati untuk penyesat
Ayat ini adalah lanjutan dari perintah tentang bagaimana menangani orang yang berusaha membujuk umat untuk menyembah ilah lain. Musa menekankan bahwa hukuman harus dilakukan dengan melempar batu sampai mati, dan tangan si penuduh harus menjadi yang pertama melempar.
Di mana
Dataran Moab
Di seberang Sungai Yordan, dekat kota Yerikho
Kapan
~1400 SM
Akhir perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, di akhir hidupnya
Kepada
Orang Israel
Generasi yang akan masuk ke Tanah Perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָגַם
ragam · melemparinya
melempar dengan batu sebagai hukuman
נָדַח
nadach · menyesatkanmu
mendorong atau menggoda untuk meninggalkan jalan yang benar
אֶבֶן
even · batu
batu, simbol kekerasan dan hukuman
Kata 'ragam' menggambarkan hukuman kolektif, sedangkan 'nadach' menunjukkan tindakan aktif yang disengaja. Hukuman mati adalah konsekuensi dari dosa yang disengaja untuk memalingkan umat dari Allah.
Tahukah kamu
Tangan pertama, kemudian semua rakyat
Dalam hukum Israel kuno, saksi atau korban yang menjadi penuntut harus melempar batu pertama. Ini memastikan bahwa tuduhan itu tidak main-main dan saksi bertanggung jawab atas akibatnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 13:10
Imamat 24:14
Hukuman rajam
“Bawalah orang yang mengutuk itu ke luar perkemahan dan biarlah semua orang yang mendengar meletakkan tangan mereka di atas kepalanya, lalu seluruh umat melemparinya dengan batu.”
Ulangan 17:7
Saksi pertama
“Tangan para saksilah yang pertama untuk membunuh dia, kemudian tangan seluruh rakyat. Demikianlah engkau menghapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu.”
Yohanes 8:7
Melempar batu
“Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 13:10
✕ Sering dikira
Menganggap semua orang yang berbeda keyakinan harus dihukum mati saat ini.
✓ Yang sebenarnya
Perintah ini diberikan dalam konteks teokrasi Israel untuk menjaga kemurnian iman, bukan untuk diterapkan kepada masyarakat modern yang plural.
✕ Sering dikira
Berpikir hukuman ini berlaku juga untuk keluarga sendiri tanpa kecuali.
✓ Yang sebenarnya
Ya, ayat sebelumnya (6-9) memang menyebutkan anggota keluarga, tetapi ini adalah kasus pidana di pengadilan, bukan inisiatif pribadi.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 13:10
Kita harus mengingat segala kebaikan dan penyelamatan Tuhan dalam hidup kita. Sikap syukur itu akan menjaga kita dari godaan untuk berpaling kepada hal-hal lain.
Tuhan, terima kasih atas kasih dan penyelamatan-Mu. Tolong aku untuk selalu mengingat perbuatan-Mu dan tidak mudah goyah oleh bujukan apa pun. Amin.