Jangan tanya cara mereka
Ulangan 12:30
Hindari praktek penyembahan asing
“berhati-hatilah agar kamu jangan terjerat dan mengikuti mereka, setelah mereka kamu binasakan, dan janganlah kamu bertanya-tanya tentang ilah mereka dengan berkata, “Bagaimana bangsa-bangsa itu menyembah ilah mereka? Kami pun akan melakukan yang sama.””Ulangan 12:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“maka hati-hatilah, supaya jangan engkau kena jerat dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan Ulangan 12.31–13.2 73 dari hadapanmu, dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang allah mereka dengan berkata: Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada allah mereka? Akupun mau berlaku begitu.”Ulangan 12:30 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah bangsa-bangsa itu dibinasakan, berhati-hatilah jangan sampai kamu meniru mereka menyembah ilah-ilah lain, sebab perbuatan itu mendatangkan bencana.”Ulangan 12:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah itu, berhati-hatilah! Jangan sampai kalian meniru adat-adat mereka dan menyembah dewa-dewa mereka, karena perbuatan itu pasti mendatangkan bencana atasmu. Jangan meminta petunjuk kepada siapa pun dengan berkata, ‘Beritahu kami bagaimana penduduk sebelumnya menyembah dewa-dewa mereka, agar kami juga menyembah para dewa itu.’”Ulangan 12:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Take heed to thyself that thou be not snared by following them, after that they be destroyed from before thee; and that thou enquire not after their gods, saying, How did these nations serve their gods? even so will I do likewise.”Ulangan 12:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 12:30?
Ayat ini memperingatkan agar jangan menanyakan dan meniru cara bangsa lain menyembah allah mereka, karena itu menjijikkan bagi Tuhan. Israel harus menghancurkan allah-allah itu, bukan mencari tahu atau meniru praktik penyembahan mereka. Ini adalah peringatan terhadap sinkretisme dan kompromi.
Latar belakang
Bahaya rasa ingin tahu yang keliru
Musa memperingatkan agar jangan terjebak dalam rasa ingin tahu yang salah terhadap ilah-ilah bangsa lain. Bahkan bertanya tentang cara mereka beribadah dapat menjadi jerat, karena bisa menarik Israel untuk meniru.
Di mana
Dataran Moab
Di perkemahan, sebelum memasuki Kanaan
Kapan
± 1406 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, pembawa hukum Taurat
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan Tuhan, sedang dalam perjalanan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָקֹשׁ
yaqosh · terjerat
terjebak dalam perangkap
דָּרַשׁ
darash · bertanya-tanya
mencari tahu, menyelidiki
עָשָׂה
asah · melakukan
melakukan, berbuat
Rasa ingin tahu yang tidak dijaga bisa menjadi jerat yang mengarah pada tindakan yang dilarang. Kuncinya adalah menjaga hati dan pikiran dari hal-hal yang menjauhkan dari Tuhan.
Tahukah kamu
Kata 'jerat' dalam Perjanjian Lama
Kata Ibrani untuk 'terjerat' (yaqosh) sering dipakai untuk perangkap yang diburu, menggambarkan bahaya yang tidak disadari.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 12:30
Amsal 5:3-4
Jerat yang memikat
“Karena bibir perempuan jalang menitikkan madu, tetapi kemudian ia pahit seperti empedu...”
1 Korintus 10:14
Perintah menjauh
“Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala.”
Keluaran 23:24
Larangan ilah lain
“Janganlah engkau sujud menyembah kepada allah mereka atau beribadah kepadanya...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 12:30
✕ Sering dikira
Rasa ingin tahu intelektual terhadap agama lain adalah dosa.
✓ Yang sebenarnya
Yang dilarang adalah bertanya dengan maksud untuk meniru dan mempraktikkannya, bukan sekadar belajar.
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti kita tidak boleh mempelajari budaya lain sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah ibadah dan penyembahan, bukan budaya secara umum.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 12:30
Zaman sekarang banyak sekali ajaran dan gaya hidup yang tidak sesuai dengan Alkitab. Jangan sampai kita terjebak untuk 'belajar' dari cara dunia yang bertentangan dengan Tuhan, seperti materialisme, hedonisme, atau praktik spiritual yang tidak alkitabiah. Evaluasi apa yang kita konsumsi dari media dan budaya sekitar.
Tuhan, jagalah hatiku agar tidak tertarik pada praktik dan cara yang tidak Engkau kehendaki, dan berikan aku hikmat untuk membedakan yang benar dan salah. Amin.