Instruksi untuk Para Hakim
Ulangan 1:16
Musa Mengulang Kembali Perjalanan Israel
PerikopMusa Memilih Pemimpin · Ulangan 1:9-18 →“Pada saat itu, aku berkata kepada para hakimmu, ‘Dengarkanlah segala perkara di antara umatmu. Putuskanlah hukum secara adil antara seseorang dengan saudaranya atau dengan pendatang yang tinggal bersamanya.”Ulangan 1:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan pada waktu itu aku memerintahkan kepada para hakimmu, demikian: Berilah perhatian kepada perkara-perkara di antara saudara- saudaramu dan berilah keputusan yang adil di dalam perkara-perkara antara Ulangan 1.17–21 4 seseorang dengan saudaranya atau dengan orang asing yang ada padanya.”Ulangan 1:16 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu itu saya menugaskan mereka begini: Perhatikanlah perselisihan-perselisihan yang timbul di antara bangsamu. Berilah keputusan yang adil, baik dalam perkara yang menyangkut orang sebangsamu atau melibatkan orang asing yang tinggal di antara kamu.”Ulangan 1:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Sewaktu para hakim dilantik, saya berpesan kepada mereka, ‘Kalian semua harus menolong umat Israel untuk menyelesaikan berbagai perkara di antara mereka. Kalian harus adil dalam memutuskan setiap masalah yang terjadi, baik antara seseorang dengan saudara sebangsanya, maupun antara orang Israel dengan orang asing yang tinggal di antara kalian.”Ulangan 1:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And I charged your judges at that time, saying, Hear the causes between your brethren, and judge righteously between every man and his brother, and the stranger that is with him.”Ulangan 1:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 1:16?
Musa menginstruksikan para hakim untuk mendengarkan setiap perkara dengan adil, baik antara sesama Israel atau dengan pendatang. Ini menekankan keadilan yang tidak memihak dan kepedulian terhadap semua orang, termasuk yang asing.
Latar belakang
Hakim-hakim diingatkan untuk berlaku adil
Musa mengingat kembali saat ia menunjuk para hakim untuk membantu memimpin Israel. Ia menekankan bahwa mereka harus mendengarkan semua perkara dan memutuskan dengan adil, baik antara sesama Israel maupun dengan orang asing.
Di mana
Dataran Moab
Di perkemahan Israel, sebelum memasuki Tanah Perjanjian
Kapan
~1406 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, berusia sekitar 120 tahun
Kepada
Para hakim Israel
Orang-orang bijak yang ditunjuk untuk mengadili perkara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צֶדֶק
tsedeq · adil
Keadilan, kebenaran dalam bertindak
שָׁפַט
shafat · hakim
Mengadili, memutuskan perkara
שָׁמַע
shama · dengarkan
Mendengar dengan penuh perhatian
Keadilan dalam Alkitab bukan hanya hukum, tetapi tindakan mendengarkan dan memutuskan dengan benar, mencerminkan karakter Allah sendiri.
Tahukah kamu
Hakim di zaman Musa bukan hanya untuk orang Israel
Hakim-hakim ini juga harus mengadili perkara orang asing yang tinggal di antara mereka, menunjukkan perhatian Allah pada keadilan bagi semua orang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 1:16
Imamat 19:15
Keadilan tanpa memihak
“Janganlah kamu berbuat curang dalam peradilan; janganlah memihak kepada orang kecil dan janganlah menghormati orang besar.”
Ulangan 16:18
Instruksi serupa untuk hakim
“Hakim-hakim dan pejabat-pejabat harus kauangkat di segala pintu gerbangmu.”
Yohanes 7:24
Prinsip keadilan sejati
“Janganlah menghakimi menurut apa yang kelihatan, tetapi hakimilah dengan adil.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 1:16
✕ Sering dikira
Anggapan bahwa perintah ini hanya berlaku untuk hakim pada zaman Musa, bukan untuk kita hari ini.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip keadilan dan kesetaraan tetap relevan bagi semua orang yang memimpin atau mengambil keputusan.
✕ Sering dikira
Salah paham bahwa orang asing tidak perlu diperlakukan sama dalam hukum.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini secara eksplisit menyebut orang asing, menekankan perlakuan yang adil bagi semua.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 1:16
Kita dipanggil untuk bersikap adil dalam segala hal, tidak memihak dan memperlakukan semua orang sama, termasuk mereka yang berbeda latar belakang. Mulai dari hal kecil, seperti mendengarkan tanpa prasangka.
Ya Tuhan, mampukan aku menjadi pribadi yang adil dan tidak memihak, serta peduli terhadap semua orang, termasuk yang terpinggirkan. Amin.