Peringatan untuk Tidak Memihak
Ulangan 1:17
Musa Mengulang Kembali Perjalanan Israel
“Kamu harus memperlakukan semua orang sama apabila kamu mengadilinya. Kamu harus mendengarkan baik-baik setiap orang, baik orang kecil maupun besar. Jangan takut kepada siapa pun, karena keputusanmu dari Allah. Namun, masalah yang terlalu sulit bagimu, serahkanlah kepadaku dan aku akan mengadilinya.”Ulangan 1:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dalam mengadili jangan pandang bulu. Baik perkara orang kecil maupun perkara orang besar harus kamu dengarkan. Jangan gentar terhadap siapapun, sebab pengadilan adalah kepunyaan Allah. Tetapi perkara yang terlalu sukar bagimu, harus kamu hadapkan kepadaku, supaya aku mendengarnya.”Ulangan 1:17 · TB
Terjemahan Baru
“Keputusanmu janganlah berat sebelah; setiap orang harus kamu adili dengan cara yang sama, tanpa membedakan siapa orang itu. Jangan takut terhadap siapa pun, sebab keputusan yang kamu ambil datang dari Allah. Kalau suatu perkara terlalu sulit bagimu, bawalah kepada saya, supaya saya memutuskannya.”Ulangan 1:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jangan berpihak saat memutuskan setiap perkara. Berlakulah adil kepada setiap orang, baik yang kaya maupun yang miskin. Jangan takut dimarahi oleh siapa pun atas keputusanmu itu, karena Allah akan memimpin kalian supaya keputusanmu sesuai dengan kehendak-Nya. Tetapi, kalau ada masalah berat yang tidak bisa kamu selesaikan, bawalah kepada saya agar saya memutuskannya.’””Ulangan 1:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Ye shall not respect persons in judgment; but ye shall hear the small as well as the great; ye shall not be afraid of the face of man; for the judgment is God’s: and the cause that is too hard for you, bring it unto me, and I will hear it.”Ulangan 1:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 1:17?
Hakim-hakim harus memperlakukan semua orang sama, tidak memihak, dan tidak takut kepada siapa pun, karena keputusan mereka berasal dari Allah. Masalah yang terlalu sulit harus diserahkan kepada Musa. Ini menjamin keadilan yang ilahi.
Latar belakang
Hakim-hakim harus tidak memihak dan tidak takut
Musa melanjutkan instruksinya, menekankan bahwa hakim harus memperlakukan semua orang sama, mendengarkan baik orang kecil maupun besar. Mereka tidak boleh takut kepada siapa pun, karena keputusan mereka berasal dari Allah, dan masalah yang sulit harus diserahkan kepada Musa.
Di mana
Dataran Moab
Di perkemahan Israel, sebelum memasuki Tanah Perjanjian
Kapan
~1406 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, berusia sekitar 120 tahun
Kepada
Para hakim Israel
Orang-orang bijak yang ditunjuk untuk mengadili perkara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָרֵא
yare · takut
Takut, hormat, gentar
מִשְׁפָּט
mishpat · keputusan
Keputusan hukum, keadilan
אֱלֹהִים
Elohim · Allah
Allah, Tuhan
Ketakutan kepada manusia dapat menghalangi keadilan, tetapi takut akan Allah membebaskan kita dari rasa takut terhadap siapa pun.
Tahukah kamu
Prinsip tidak memihak dalam pengadilan modern
Prinsip ini menjadi dasar bagi sistem peradilan modern yang menekankan kesetaraan di hadapan hukum, tanpa pandang bulu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 1:17
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 1:17
✕ Sering dikira
Mengira bahwa hakim tidak boleh takut sama sekali, termasuk takut kepada Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ketakutan yang dimaksud adalah ketakutan kepada manusia yang menghalangi keadilan; justru takut akan Allah menjadi dasar keputusan.
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa ayat ini hanya untuk hakim profesional, bukan untuk semua orang.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip ini dapat diterapkan dalam setiap pengambilan keputusan yang melibatkan orang lain, terutama dalam posisi kepemimpinan.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 1:17
Kita harus berani membela kebenaran tanpa memandang status atau kekuasaan orang yang terlibat. Takut akan manusia dapat menghalangi kita untuk berlaku adil.
Bapa, beri aku keberanian untuk bertindak adil dan tidak takut kepada manusia, serta hikmat untuk membawa masalah sulit kepada-Mu. Amin.