6 ayat pilihan

Ayat Alkitab untuk Ucapan Natal

Ayat-ayat inti tentang kelahiran Kristus — untuk ucapan Natal, renungan keluarga, atau liturgi. Dari nubuat Yesaya sampai kabar sukacita bagi para gembala.

  1. Yesaya 9:6

    (9-5) Sesungguhnya, seorang anak telah lahir bagi kita, seorang putra telah dikaruniakan bagi kita, dan pemerintahan akan ada di bahunya; nama-Nya akan disebut: “Penasihat Ajaib”, “Allah Yang Mahakuasa”, “Bapa Yang Kekal”, “Raja Damai”.

    Nubuatan kelahiran Mesias mengingatkan kita bahwa Yesus adalah Raja Damai yang membawa harapan dan kekuasaan ilahi.

    Lihat arti & konteks Yesaya 9:6
  2. Lukas 2:11

    Pada hari ini, telah lahir bagimu seorang Juru Selamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

    Kabar sukacita pertama kepada para gembala menegaskan bahwa Juruselamat, Kristus Tuhan, telah lahir bagi kita semua.

    Lihat arti & konteks Lukas 2:11
  3. Yohanes 1:14

    Firman itu telah menjadi daging dan tinggal di antara kita. Kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan Anak Tunggal Bapa, penuh dengan anugerah dan kebenaran.

    Firman yang menjadi daging menunjukkan kasih Allah yang nyata dalam Yesus, penuh anugerah dan kebenaran.

    Lihat arti & konteks Yohanes 1:14
  4. Matius 1:23

    “Lihatlah, seorang perawan akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki. Mereka akan menyebut nama-Nya Imanuel,” yang artinya: “Allah beserta kita”.

    Janji Imanuel, 'Allah beserta kita', menghibur kita bahwa Natal membawa kehadiran Allah dalam kehidupan sehari-hari.

    Lihat arti & konteks Matius 1:23
  5. Lukas 2:14

    “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi, di antara orang-orang yang berkenan kepada-Nya.”

    Nyanyian malaikat menggemakan damai sejahtera yang lahir dari kasih Allah bagi orang-orang yang berkenan kepada-Nya.

    Lihat arti & konteks Lukas 2:14
  6. Yohanes 3:16

    Karena Allah sangat mengasihi dunia ini, Dia memberikan Anak-Nya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan memperoleh hidup yang kekal.

    Ayat inti Injil mengungkap motif Natal: kasih Allah yang memberi Anak-Nya agar setiap orang percaya beroleh hidup kekal.

    Lihat arti & konteks Yohanes 3:16

Halaman terkait