Tuhan Berbicara kepada Musa tentang Belas Kasih
Roma 9:15
Belas Kasih Adalah Milik Tuhan
“Sebab, Ia berkata kepada Musa, “Aku akan berbelas kasih kepada siapa Aku mau berbelas kasih, dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.””Roma 9:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab Ia berfirman kepada Musa: "Aku akan menaruh belas kasihan Roma 9.16–21 40 kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati."”Roma 9:15 · TB
Terjemahan Baru
“Sebab Allah berkata kepada Musa, "Aku akan menunjukkan rahmat kepada orang yang Aku mau menunjukkan rahmat, dan Aku akan menunjukkan belas kasihan kepada orang yang Aku mau menunjukkan belas kasihan."”Roma 9:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena Allah berhak memilih siapa saja. Seperti yang dikatakan-Nya kepada Musa, “Kalau Aku ingin berbelas kasihan kepada siapa pun, Aku akan berbelas kasihan kepadanya. Dan kalau Aku ingin berbaik hati kepada siapa pun, Aku akan berbaik hati kepadanya.””Roma 9:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For he saith to Moses, I will have mercy on whom I will have mercy, and I will have compassion on whom I will have compassion.”Roma 9:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Roma 9:15?
Ayat ini mengutip kata Allah kepada Musa di Keluaran 33:19, menegaskan bahwa belas kasihan Allah adalah hak prerogatif-Nya. Allah berhak menunjukkan kasih karunia kepada siapa pun yang Dia inginkan, tanpa kewajiban untuk menjelaskan alasannya. Ini menunjukkan kemerdekaan dan kedaulatan Allah yang mutlak dalam bertindak.
Latar belakang
Pemberi Belas Kasih Memilih
Tuhan berkata kepada Musa: Aku akan berbelas kasih kepada siapa pun yang Aku inginkan. Ini adalah pernyataan tentang kebebasan Tuhan. Belas kasih Tuhan bukan hasil dari kelayakan manusia—itu adalah inisiatif murni Tuhan. Tuhan bebas untuk memberikan belas kasih kepada siapa pun yang Dia pilih.
Di mana
Gunung Sinai
Tuhan memberikan Hukum Taurat
Kapan
~1300 SM
Keluaran dari Mesir
Yang berbicara
Tuhan (berbicara kepada Musa)
Pencipta yang penuh welas kasih
Kepada
Musa dan Israel
Menerima jaminan belas kasih Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐλεέω
eleéō · mercy
Berbelas kasih; menunjukkan belas kasih terhadap yang menderita
ὃν ἂn θέλω
hon an thelō · whom I will
Siapa pun yang aku inginkan; sesuai dengan kehendak ilahi
οἰκτείρω
oikteirō · compassion
Merasa iba; menunjukkan belas kasih yang dalam
Belas kasih Tuhan adalah inisiatif Tuhan, bukan reaksi terhadap kelayakan kita. Tuhan bebas dan berdaulat dalam pemberian belas kasih-Nya, dan tidak ada yang dapat mengasingkan hak Tuhan itu.
Tahukah kamu
Konteks Musa
Tuhan mengatakan ini kepada Musa ketika Musa sedang meminta untuk melihat kemuliaan Tuhan. Tuhan melewati Musa sambil menyatakan nama-Nya dan menunjukkan belas kasih dan kesetiaan-Nya. Ini bukan tentang Tuhan yang kejam—ini tentang Tuhan yang menegaskan kebebasan-Nya untuk berbelas kasih.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Roma 9:15
Keluaran 33:19
Pernyataan langsung Tuhan tentang kebebasan pemberian belas kasih
“Aku akan berbelas kasih kepada siapa yang aku kehendaki”
Roma 11:5-6
Pilihan berdasarkan belas kasih, bukan kelayakan
“Ada suatu sisa, yang dipilih oleh anugerah”
Mikha 7:18
Tuhan yang memilih untuk menunjukkan belas kasih
“Siapa seperti Engkau yang mengampuni kesalahan?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Roma 9:15
✕ Sering dikira
"Tuhan hanya berbelas kasih kepada mereka yang layak."
✓ Yang sebenarnya
Tuhan bebas memberikan belas kasih kepada siapa pun yang dipilih-Nya, terlepas dari kelayakan.
✕ Sering dikira
"Belas kasih Tuhan dipaksakan oleh keadilan."
✓ Yang sebenarnya
Belas kasih Tuhan adalah keputusan bebas dari Tuhan yang berdaulat.
Renungan
Renungan Singkat Roma 9:15
Kita tidak perlu memaksakan diri untuk layak menerima belas kasihan Allah. Justru dengan mengakui bahwa kita tidak layak, kita bisa lebih bersyukur atas anugerah-Nya. Mari kita berhenti berusaha 'membeli' kasih Allah dan belajar menerima dengan rendah hati.
Tuhan, ajar aku untuk hidup dalam ketergantungan pada belas kasihan-Mu, bukan pada usahaku sendiri. Amin.