Tuhan Berdaulat, Manusia Bertanya
Roma 9:14
Haruskah Kita Membantah Allah?
“Jadi, apa yang hendak kita katakan sekarang? Adakah ketidakadilan pada Allah? Sekali-kali tidak!”Roma 9:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil!”Roma 9:14 · TB
Terjemahan Baru
“Apakah kesimpulan kita sekarang? Bahwa Allah itu tidak adilkah? Sudah barang tentu Allah adil!”Roma 9:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jadi, apa yang kita pelajari dari kedua contoh tadi? Apakah itu artinya Allah tidak adil kepada manusia? Sama sekali tidak!”Roma 9:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“What shall we say then? Is there unrighteousness with God? God forbid.”Roma 9:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Roma 9:14?
Paulus mengajukan pertanyaan retoris: 'Adakah ketidakadilan pada Allah?' Jawabannya tegas: 'Sekali-kali tidak!' Allah tidak mungkin tidak adil karena Dialah standar keadilan itu sendiri. Ketika kita melihat pilihan Allah yang tidak kita mengerti, kita harus percaya bahwa selalu ada kebijaksanaan dan keadilan di balik tindakan-Nya.
Latar belakang
Diam di Hadapan Keputusan Tuhan
Paulus secara tegas mengatakan: Siapa kamu, oh manusia, untuk membantah Allah? Jika Tuhan membuat keputusan, itu bukan tempat kita untuk menanyakan motifnya. Ini bukan tentang menghilangkan pertanyaan, tetapi tentang mengakui batas-batas kita sebagai makhluk terbatas berbicara kepada Tuhan yang tak terbatas.
Di mana
Roma
Paulus dalam surat pedagogis
Kapan
~57 M
Pelajaran teologis
Yang berbicara
Paulus
Guru bijak yang merendah di hadapan Tuhan
Kepada
Jemaat Roma
Diajari tentang batas pemahaman manusia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἄνθρωπος
anthrōpos · man
Manusia; makhluk fana dengan keterbatasan
ἀνταποκρίνομαι
antapokrínomai · object
Membantah; menjawab balik; menentang
πλάσμα
plasma · things formed
Sesuatu yang dibentuk; ciptaan yang dibentuk oleh pembuat
Manusia sebagai ciptaan tidak dalam posisi untuk membantah Pencipta tentang rencana-Nya. Kerendahan hati adalah pengakuan akan batasan pengetahuan kita dibandingkan dengan pengetahuan Tuhan yang tak terbatas.
Tahukah kamu
Alat Retorika yang Kuat
Paulus menggunakan pertanyaan retoris yang besar: Bagaimana sesuatu yang dibentuk bisa mengatakan kepada yang membentuknya, 'Mengapa engkau membentuk aku seperti ini?' Ini adalah cara menggunakan gambaran yang jelas untuk menunjukkan absurditas argumen.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Roma 9:14
Ayub 42:3-6
Ayub belajar untuk tidak membantah Tuhan tapi merendah
“Siapa ini yang menggelapkan rencana dengan kata-kata tanpa pengertian?”
Yesaya 45:9
Peringatan nabi tentang membantah rencana Tuhan
“Woe kepada mereka yang membantah pembuat mereka”
Yesaya 55:8-9
Jarak tak terjembatani antara pemikiran manusia dan ilahi
“Pikiran-Ku bukan pikiran-Mu”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Roma 9:14
✕ Sering dikira
"Paulus mengatakan bahwa manusia tidak boleh mengajukan pertanyaan kepada Tuhan."
✓ Yang sebenarnya
Paulus mengatakan bahwa manusia tidak dalam posisi untuk menentang atau membantah keputusan Tuhan yang berdaulat.
✕ Sering dikira
"Ini berarti iman berarti tidak berpikir atau bertanya."
✓ Yang sebenarnya
Iman berarti menerima bahwa cara Tuhan lebih tinggi daripada cara kita, meskipun kami tidak memahami sepenuhnya.
Renungan
Renungan Singkat Roma 9:14
Ketika kita tidak mengerti keputusan Tuhan yang tampaknya tidak adil, ingatlah bahwa perspektif kita sangat terbatas. Kita bisa belajar untuk mempercayai keadilan Allah bahkan saat kita tidak melihatnya. Ini mengundang kita untuk merendahkan diri dan mengakui kebijaksanaan-Nya yang tak terbatas.
Ya Bapa, aku percaya bahwa semua keputusan-Mu adalah adil dan benar. Tolong aku untuk tidak meragukan keadilan-Mu ketika aku tidak memahaminya. Amin.