Raja yang lahir di garis Daud

Roma 1:3

Siapa Anak yang dijanjikan itu

tentang Anak-Nya, yang menurut daging lahir dari keturunan Daud,

Roma 1:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 1:3?

Injil berbicara tentang Anak Allah, Yesus Kristus, yang secara manusiawi adalah keturunan Daud. Ini menegaskan bahwa Yesus benar-benar manusia, lahir dalam garis keturunan raja Daud, sesuai dengan janji Allah tentang Mesias.

Latar belakang

Manusia sejati dan keturunan raja

Paulus menekankan Yesus benar-benar manusia, lahir dari garis keturunan Raja Daud. Ini penting karena Mesias dijanjikan akan datang dari keluarga Daud. Jadi Yesus memenuhi syarat sebagai Raja yang dinanti.

Di mana

Korintus

Menulis tentang silsilah raja

Kapan

~57 M

Perjalanan misi ketiga

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Injil sudah dijanjikan
Dinyatakan Anak Allah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang menjelaskan jati diri Yesus

J

Kepada

Jemaat di Roma

Orang percaya yang ingin mengenal Kristus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

υἱοῦ

huiou · Son

Anak, ahli waris sah

σάρκα

sarka · flesh

sisi kemanusiaan jasmani

σπέρματος

spermatos · seed

benih, keturunan langsung

Sebagai Anak (huiou), Yesus sungguh manusia (sarka), keturunan (spermatos) Daud — penuh ilahi sekaligus penuh manusiawi.

Tahukah kamu

Dua silsilah

Matius dan Lukas keduanya menelusuri silsilah Yesus sampai Daud, lewat jalur berbeda. Klaim 'keturunan Daud' bukan retorika — itu tercatat publik.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 1:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 1:3

✕  Sering dikira

"Yesus hanya tampak seperti manusia."

✓  Yang sebenarnya

Paulus menegaskan Ia sungguh lahir secara jasmani dari garis Daud.

✕  Sering dikira

"Garis keturunan Daud tidak penting."

✓  Yang sebenarnya

Itu syarat mutlak Mesias menurut janji kepada Daud.

Renungan

Renungan Singkat Roma 1:3

Yesus bukan sekadar tokoh sejarah, tetapi Dia adalah manusia sejati yang lahir dari keturunan Daud. Ini mengingatkan kita bahwa Dia dapat merasakan kelemahan kita dan memahami pergumulan kita sebagai manusia. Kita bisa datang kepada-Nya dengan yakin.

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau berkenan menjadi manusia dan lahir dari keturunan Daud. Tolong aku untuk selalu merasa dekat dengan-Mu dalam setiap pergumulan hidupku. Amin.