Janji lama yang akhirnya ditepati

Roma 1:2

Kabar baik ini bukan ide baru

yaitu Injil yang telah Allah janjikan sebelumnya melalui nabi-nabi-Nya dalam Kitab Suci,

Roma 1:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 1:2?

Injil bukanlah ide baru, melainkan janji Allah yang sudah disampaikan melalui para nabi di Perjanjian Lama. Jadi, Injil adalah bagian dari rencana Allah yang panjang dan konsisten, yang akhirnya digenapi dalam Kristus.

Latar belakang

Bukan kejutan, tapi janji

Paulus buru-buru menegaskan: Injil bukan agama baru yang ia karang. Allah sudah menjanjikannya berabad-abad lewat para nabi. Yang baru hanyalah penggenapannya.

Di mana

Korintus

Ditulis sambil merujuk gulungan kitab nabi

Kapan

~57 M

Perjalanan misi ketiga

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Memperkenalkan diri
Menjelaskan Anak Allah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang fasih Kitab Suci Yahudi

J

Kepada

Jemaat di Roma

Campuran orang Yahudi dan non-Yahudi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

προεπαγγέλλομαι

proepangellomai · promised

menjanjikan jauh sebelumnya

εὐαγγέλιον

euangelion · gospel

berita kemenangan yang baik

γραφαῖς

graphais · Scriptures

tulisan suci yang dipercaya

Injil (euangelion) yang sudah dijanjikan lama (proepangellomai) tercatat hitam di atas putih dalam Kitab Suci (graphais) — bukan klaim kosong.

Tahukah kamu

Akar yang dalam

Dalam surat ini saja Paulus mengutip Perjanjian Lama lebih dari 50 kali — lebih banyak dari surat manapun. Ia ingin membuktikan Injil berakar lama.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 1:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 1:2

✕  Sering dikira

"Kekristenan adalah agama yang baru muncul."

✓  Yang sebenarnya

Paulus menegaskan akarnya sudah ada di kitab para nabi.

✕  Sering dikira

"Para nabi tidak tahu apa-apa tentang Yesus."

✓  Yang sebenarnya

Mereka justru menubuatkan-Nya jauh sebelum Ia lahir.

Renungan

Renungan Singkat Roma 1:2

Kita bisa percaya bahwa Allah setia pada janji-Nya. Ketika kita membaca Kitab Suci, kita melihat benang merah rencana keselamatan-Nya. Ini menguatkan iman kita bahwa apa yang Allah janjikan pasti akan digenapi.

Bapa, terima kasih untuk kesetiaan-Mu dalam menggenapi janji-Mu. Kiranya aku boleh semakin percaya pada setiap janji-Mu dalam hidupku. Amin.