Merasa pintar, justru jadi bodoh

Roma 1:22

Saat kebijaksanaan berbalik jadi kebodohan

Mereka menganggap diri bijaksana, tetapi mereka menjadi bodoh,

Roma 1:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 1:22?

Orang yang mengaku bijaksana tetapi tidak mengenal Allah justru menjadi bodoh. Kebijaksanaan sejati dimulai dengan hormat kepada Allah, bukan mengandalkan pemikiran sendiri.

Latar belakang

Ironi yang menohok

Paulus menangkap ironinya dengan tajam. Manusia menganggap diri bijaksana, padahal justru menjadi bodoh. Semakin mereka membanggakan akal sendiri tanpa Allah, semakin tersesat. Kepintaran tanpa kerendahan hati berbalik melawan diri sendiri.

Di mana

Korintus

Mengamati kesombongan manusia

Kapan

~57 M

Perjalanan misi ketiga

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Hati menjadi gelap
Menyembah patung
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang menyingkap ironi kesombongan

S

Kepada

Seluruh umat manusia

Yang membanggakan kepandaiannya sendiri

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

φάσκοντες

phaskontes · claiming

mengaku, menyatakan diri

σοφοὶ

sophoi · wise

bijaksana, berhikmat

ἐμωράνθησαν

emōranthēsan · fools

menjadi bodoh, tolol

Mereka mengaku (phaskontes) bijaksana (sophoi), tapi justru menjadi bodoh (emōranthēsan) — ironi dari hikmat tanpa Allah.

Tahukah kamu

Kalimat sependek hidup

Ayat ini salah satu yang terpendek di pasal ini, tapi padat. Paulus tidak butuh banyak kata untuk menusuk: mengaku bijak, ternyata bodoh.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 1:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 1:22

✕  Sering dikira

"Paulus menentang ilmu dan kepandaian."

✓  Yang sebenarnya

Ia menentang kesombongan akal yang menyingkirkan Allah, bukan ilmu itu sendiri.

✕  Sering dikira

"Mengaku pintar pasti benar-benar pintar."

✓  Yang sebenarnya

Paulus menunjukkan klaim itu bisa berbalik jadi kebodohan.

Renungan

Renungan Singkat Roma 1:22

Jangan terlalu percaya dengan logika dan pengetahuanmu sendiri. Ada hal-hal yang hanya bisa dipahami dengan hati yang rendah hati dan mau belajar dari Tuhan.

Ya Bapa, jauhkan aku dari kesombongan intelektual. Ajar aku untuk rendah hati dan mencari hikmat dari-Mu. Amin.