Gunung Sion yang Sunyi

Ratapan 5:18

Runtuhnya Pusat Ibadah

PerikopDoa untuk Pemulihan · Ratapan 5:1-22 →
“Karena Gunung Sion tinggal sunyi, dan rubah-rubah berkeliaran di sana.”

Ratapan 5:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ratapan 5:18?

Ayat ini menggambarkan Gunung Sion yang hancur dan sunyi, hanya menjadi tempat tinggal rubah. Ini melambangkan kehancuran total tempat kudus Allah dan hilangnya hadirat-Nya yang nyata di antara umat-Nya.

Latar belakang

Reruntuhan yang Ditinggalkan

Gunung Sion, tempat Bait Suci berdiri, kini menjadi sunyi dan dipenuhi rubah. Binatang buas berkeliaran di tempat yang dulu kudus, menunjukkan kehancuran total dan ditinggalkannya hadirat Allah.

Di mana

Gunung Sion, Yerusalem

Di bukit Sion yang tandus dan sepi

Kapan

~587 SM

Pembuangan Babilonia

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penghancuran Yerusalem
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Ratapan

Penyintas kehancuran Yerusalem, ~587 SM

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang diajak berbicara

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הַר־צִיּוֹן

har tsiyyon · Gunung Sion

gunung Sion, bukit tempat kota Daud dan Bait Suci

שָׁמֵם

shamem · sunyi

sunyi, tandus, tertegun karena kengerian

שׁוּעָלִים

shu'alim · rubah

rubah atau serigala gurun

Gunung Sion, yang seharusnya menjadi pusat kehadiran Allah, sekarang menjadi sunyi dan rumah bagi binatang buas. Kata 'sunyi' (shamem) mencakup kengerian dan kehancuran yang mengejutkan, bukan sekadar sepi.

Tahukah kamu

Rubah di Kota

Dalam Alkitab, rubah sering disebut sebagai hewan yang merusak (lih. Hakim-hakim 15:4-5), tetapi di sini kehadiran mereka menandakan kemandulan dan kutukan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 5:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ratapan 5:18

✕  Sering dikira

Rubah disebut sebagai tanda kutukan, padahal hewan lain juga bisa tinggal di reruntuhan.

✓  Yang sebenarnya

Rubah menunjukkan bahwa tempat itu tidak layak huni bagi manusia dan menjadi liar.

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti Allah telah meninggalkan Sion secara permanen.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah kondisi sementara karena dosa; pasal berikutnya menyiratkan harapan pemulihan.

Renungan

Renungan Singkat Ratapan 5:18

Allah lebih dihormati bukan di gedung megah, tetapi dalam hati yang hancur dan jujur. Meskipun keadaan 'gelap', Tuhan tetap berkenan memulihkan kita jika kita datang kepada-Nya dengan rendah hati.

Tuhan, pandanglah kami yang merindukan hadirat-Mu; pulihkanlah hidup kami dan jadikan kami tempat kediaman-Mu yang kudus, Amin.