Penghancuran Total

Ratapan 3:66

Harapan di Tengah Ratapan

PerikopPengharapan dalam Penderitaan · Ratapan 3:1-66 →
“Engkau akan mengejar mereka dalam kemarahan, dan menghancurkan mereka dari kolong langit TUHAN.””

Ratapan 3:66 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ratapan 3:66?

Ayat penutup ini adalah permintaan agar Tuhan mengejar dan menghancurkan musuh-musuh-Nya dari bumi. Ini adalah doa yang sangat keras, menunjukkan keputusasaan dan keinginan akan keadilan yang total. Ini mengingatkan kita pada gambaran Allah sebagai pejuang yang membela umat-Nya.

Latar belakang

Murka yang Menghancurkan

Penulis memohon agar TUHAN mengejar musuh-musuhnya dalam kemarahan dan menghancurkan mereka dari bawah langit. Ini adalah klimaks dari ratapan pembalasan.

Di mana

Yerusalem

Di tengah reruntuhan kota

Kapan

~586 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yerusalem jatuh
Pembuangan Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Ratapan

Nabi yang menyaksikan kehancuran Yerusalem

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel yang adil

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁמַד

shamad · menghancurkan

memusnahkan, membinasakan secara total

אַף

af · kemarahan

hidung, murka, kemarahan yang menyala

תַּחַת שָׁמַיִם

tachat shamayim · kolong langit

di bawah langit, di seluruh bumi

Kata 'menghancurkan' (shamad) berarti pemusnahan total, 'kemarahan' (af) secara harfiah adalah 'hidung' yang menggambarkan api murka, dan 'kolong langit' menunjukkan skala universal. Ini adalah doa untuk keadilan yang menyeluruh.

Tahukah kamu

Frasa 'Di Bawah Langit'

Frasa ini merujuk pada seluruh bumi; dalam Perjanjian Lama, 'di bawah langit' sering digunakan untuk menunjukkan universalitas atau totalitas, misalnya dalam Ulangan 4:19.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 3:66

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ratapan 3:66

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan bahwa Tuhan itu kejam dan suka menghancurkan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah permohonan agar keadilan ditegakkan, bukan gambaran sifat Tuhan yang kejam.

✕  Sering dikira

Orang Kristen boleh mengharapkan kebinasaan musuh.

✓  Yang sebenarnya

Perjanjian Baru mengajarkan untuk mengasihi musuh dan meninggalkan pembalasan kepada Tuhan (Roma 12:19).

Renungan

Renungan Singkat Ratapan 3:66

Ketika kita mengalami penganiayaan berat, kita bisa mengungkapkan kemarahan kita kepada Tuhan. Namun, kita juga harus ingat bahwa kasih Tuhan lebih besar dari murka-Nya, dan kita harus berdoa agar musuh kita bertobat, bukan binasa.

Tuhan, dalam keadilan-Mu, tolonglah mereka yang tertindas, dan bawalah keadilan bagi mereka yang berbuat jahat, tetapi juga berikan kesempatan bagi mereka untuk berbalik. Amin.