Dilempar ke dalam lubang
Ratapan 3:53
Harapan di Tengah Penderitaan
“Mereka melemparkanku hidup-hidup ke dalam lubang, dan melempariku dengan batu.”Ratapan 3:53 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka melemparkan aku hidup- hidup dalam lobang, melontari aku dengan batu.”Ratapan 3:53 · TB
Terjemahan Baru
“Ke dalam sumur yang kering mereka membuang aku hidup-hidup lalu menimbuni aku dengan batu.”Ratapan 3:53 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“They have cut off my life in the dungeon, and cast a stone upon me.”Ratapan 3:53 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 3:53?
Penulis menggambarkan musuh yang melemparkannya hidup-hidup ke dalam lubang dan menutupnya dengan batu. Ini adalah gambaran penderitaan yang ekstrem, seperti dikubur hidup-hidup. Ayat ini menunjukkan keputusasaan manusia yang paling dalam, tetapi juga merupakan pendahulu dari seruan kepada Tuhan di ayat berikutnya.
Latar belakang
Dikubur hidup-hidup
Penulis menggambarkan musuh yang melemparkannya ke dalam lubang (mungkin sumur atau cistern) dan menutupnya dengan batu, sehingga ia seperti mati hidup-hidup. Ini adalah bentuk eksekusi atau penyiksaan yang kejam.
Di mana
Yerusalem
Di tengah reruntuhan kota, mengenang pengepungan
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penulis Ratapan
Seorang yang mengalami kehancuran Yerusalem, mungkin Yeremia
Kepada
TUHAN
Allah Israel, yang diajak bicara langsung
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צָלַל
tsalal · melemparkan
menenggelamkan, melemparkan ke dalam
חַיִּים
khayyim · hidup-hidup
kehidupan, sementara masih hidup
בּוֹר
bor · lubang
sumur, lubang, cistern
Kombinasi 'melemparkan hidup-hidup ke dalam bor' menggambarkan tindakan biadab yang bertujuan memusnahkan nyawa, bukan sekadar melukai.
Tahukah kamu
Sumur sebagai penjara
Di zaman Alkitab, sumur kering sering digunakan sebagai penjara darurat karena sulit melarikan diri. Contohnya, Yusuf dilempar ke sumur oleh saudara-saudaranya (Kejadian 37:24).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 3:53
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 3:53
✕ Sering dikira
Ini hanya kiasan, bukan kejadian nyata.
✓ Yang sebenarnya
Meski puitis, ini merujuk pada pengalaman nyata penderitaan yang ekstrem.
✕ Sering dikira
Batu yang dilemparkan adalah bagian dari hukuman mati.
✓ Yang sebenarnya
Batu di sini kemungkinan untuk menutup lubang, bukan rajam.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 3:53
Ada kalanya hidup terasa seperti berada di dasar lubang yang gelap dan tanpa harapan. Dalam momen seperti itu, jangan berhenti berseru kepada Tuhan, karena dari dasar lubang sekalipun doa kita didengar. Kehadiran Tuhan sering terasa paling nyata saat kita paling hancur.
Tuhan, ketika aku terjebak dalam lubang keputusasaan, mengertilah teriakanku dan naikkan aku dari dalam. Amin.