Memberi Pipi kepada Penampar
Ratapan 3:30
Harapan di Tengah Keputusasaan
“Biarlah dia memberikan pipinya kepada orang yang memukulnya, dan biarlah dia dikenyangkan dengan hinaan.”Ratapan 3:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Biarlah ia memberikan pipi kepada yang menamparnya, biarlah ia kenyang dengan cercaan.”Ratapan 3:30 · TB
Terjemahan Baru
“Sekalipun ditampar dan dinista, hendaklah semuanya itu kita terima.”Ratapan 3:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“He giveth his cheek to him that smiteth him: he is filled full with reproach.”Ratapan 3:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 3:30?
Ayat ini mengajarkan untuk menerima penderitaan dan hinaan dengan sabar, menyerahkan pembelaan kepada Tuhan, seperti yang Yesus lakukan, tanpa membalas kejahatan dengan kejahatan.
Latar belakang
Menyerahkan Diri pada Hinaan
Penulis mendorong agar orang yang menderita tidak membalas, bahkan rela menerima pukulan di pipi dan penuh hinaan. Ini adalah gambaran penyerahan total kepada kehendak Tuhan.
Di mana
Yerusalem
Di tengah reruntuhan kota, mungkin dekat Bait Suci
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penulis Ratapan
Nabi yang menyaksikan kehancuran Yerusalem
Kepada
Umat yang berkabung
Orang-orang yang terluka dan kehilangan harapan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לְחִי
lechi · pipa
rahang, pipi
נָתַן
natan · memberikan
memberi, menyerahkan
חֶרְפָּה
cherpah · hinaan
celaan, penghinaan, aib
Tindakan memberi (natan) pipi (lechi) dan menerima hinaan (cherpah) menunjukkan bahwa kita tidak perlu membela diri, karena Tuhan yang akan membela.
Tahukah kamu
Pipi dalam Budaya
Menampar pipi adalah penghinaan berat di Timur Tengah kuno, bukan sekadar kekerasan fisik. Memberi pipi yang lain adalah tindakan radikal yang menuntut kerendahan hati luar biasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 3:30
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 3:30
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan pasifisme total.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah prinsip merespon penghinaan dengan rendah hati, bukan larangan membela diri dalam semua situasi.
✕ Sering dikira
Ini berarti kita harus membiarkan diri disiksa.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah gambaran sikap hati yang tidak membalas kejahatan, bukan undangan untuk menyalahgunakan.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 3:30
Ketika kita diperlakukan tidak adil, kita mungkin ingin membalas. Namun, ayat ini mengajak kita untuk menyerahkan segalanya kepada Tuhan dan tetap bertahan dalam kebaikan.
Tuhan, beri aku kekuatan untuk menanggung hinaan dan penderitaan dengan sabar, seperti Yesus, dan percaya bahwa Engkau membela aku. Amin.