Hikmat yang diselamatkan, dilupakan

Pengkhotbah 9:13

Nasib dan Hikmat di Bawah Matahari

PerikopHikmat Lebih Baik daripada Kebodohan · Pengkhotbah 9:13-18 →
“Aku juga telah melihat contoh hikmat ini di bawah matahari, dan ia besar bagiku.”

Pengkhotbah 9:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Pengkhotbah 9:13?

Ayat ini memperkenalkan sebuah perumpamaan tentang hikmat yang tersembunyi dan tidak dihargai. Pengkhotbah melihat contoh nyata bahwa hikmat, meskipun besar nilainya, sering kali tidak mendapat pengakuan yang layak.

Latar belakang

Sebuah Perumpamaan Hikmat

Pengkhotbah mengamati kehidupan dan menemukan contoh hikmat yang mengesankan. Dia menceritakan tentang kota kecil yang diselamatkan oleh orang miskin yang bijaksana, tetapi kemudian dilupakan.

Di mana

Yerusalem

Di ruang belajar, merenungkan kehidupan

Kapan

~950 SM

Zaman Salomo

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Masa kejayaan Israel
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pengkhotbah

Sang guru hikmat, mungkin Salomo

P

Kepada

Pembaca

Orang-orang yang merenungkan makna hidup

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָכְמָה

khokhmah · hikmat

kebijaksanaan praktis dan keterampilan hidup

גָּדוֹל

gadol · besar

penting, hebat, atau berdampak besar

מָשָׁל

mashal · contoh

perumpamaan atau pepatah yang mengandung hikmat

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa hikmat sejati sering tampak kecil dan tidak diperhatikan, tetapi dampaknya bisa sangat besar—ironisnya, yang besar justru sering dilupakan.

Tahukah kamu

Kota yang Tidak Disebut

Kisah ini tidak merujuk pada peristiwa sejarah yang tercatat; itu mungkin sebuah perumpamaan yang dibuat Pengkhotbah untuk menyampaikan ironi nasib manusia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 9:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 9:13

✕  Sering dikira

Menganggap ini kisah nyata yang pasti terjadi.

✓  Yang sebenarnya

Ini bisa berupa perumpamaan, bukan laporan sejarah.

✕  Sering dikira

Mengira hikmat selalu dihargai.

✓  Yang sebenarnya

Bahkan hikmat yang menyelamatkan bisa dilupakan orang.

Renungan

Renungan Singkat Pengkhotbah 9:13

Hikmat sering datang dari orang yang tidak kita duga. Mari kita belajar untuk rendah hati dan terbuka mendengarkan nasihat dari siapa pun, tanpa memandang status sosialnya.

Tuhan, bukalah mataku untuk melihat dan menghargai hikmat dari siapa pun, terutama dari mereka yang sederhana. Amin.