Tidak Ada Manusia yang Tanpa Dosa

Pengkhotbah 7:20

Nasihat Hikmat di Tengah Kehidupan

Sebab, tidak ada manusia yang benar di atas bumi ini, yang berbuat baik, dan tidak pernah berdosa.

Pengkhotbah 7:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Pengkhotbah 7:20?

Ayat ini menegaskan bahwa tidak ada manusia yang sempurna; semua orang pernah berbuat dosa. Ini mengingatkan kita untuk rendah hati dan tidak menghakimi orang lain dengan keras.

Latar belakang

Kesadaran akan Dosa Universal

Pengkhotbah menyatakan bahwa tidak ada manusia yang benar dan tidak pernah berbuat dosa. Ini adalah pengakuan realistis yang mendorong kerendahan hati dan ketergantungan pada Allah.

Di mana

Yerusalem

Di istana · refleksi siang hari

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sulaiman menjadi raja
Pembagian kerajaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pengkhotbah

Raja bijak yang merenung, ~950 SM

P

Kepada

Pembaca kitab

Orang-orang yang mencari makna hidup

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צַדִּיק

tsaddiq · benar

adil, benar di hadapan Allah dan manusia

עָשָׂה טוֹב

asah tov · berbuat baik

melakukan kebaikan secara aktif

חָטָא

khata · berdosa

meleset dari sasaran, gagal memenuhi standar

Kata 'berdosa' berarti meleset; semua manusia pasti meleset dari standar Allah. Ini bukan alasan untuk putus asa, tetapi pemicu untuk bersandar pada anugerah-Nya.

Tahukah kamu

Ayat Ini Mirip dengan Paulus

Rasul Paulus kemudian mengutip ide serupa dalam Roma 3:10, menunjukkan bahwa kebenaran ini diakui dalam Perjanjian Baru.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 7:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 7:20

✕  Sering dikira

Menganggap kita bebas berbuat dosa karena tidak ada yang sempurna.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini justru memotivasi kerendahan hati dan pengampunan, bukan izin untuk berbuat dosa.

✕  Sering dikira

Mengira hanya orang fasik yang berdosa.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini berlaku untuk semua orang, termasuk orang benar.

Renungan

Renungan Singkat Pengkhotbah 7:20

Jangan cepat menghakimi kesalahan orang lain, karena kita sendiri juga tidak sempurna. Terimalah bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan butuh kasih karunia.

Ya Allah, sadarkan aku akan kelemahanku sendiri agar aku dapat mengampuni dan menerima orang lain sebagaimana Engkau menerimaku, Amin.