Kemalangan di Bawah Matahari
Pengkhotbah 6:1
Kesia-siaan Kekayaan dan Umur Panjang
“Ada kemalangan yang telah aku lihat di bawah matahari, dan itu banyak di antara manusia.”Pengkhotbah 6:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ada suatu kemalangan yang telah kulihat di bawah matahari, yang sangat menekan manusia:”Pengkhotbah 6:1 · TB
Terjemahan Baru
“Kulihat lagi ketidakadilan yang sangat menekan manusia di dunia ini.”Pengkhotbah 6:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Aku sudah melihat ada satu kenyataan yang sangat menyedihkan dan menekan batin manusia di bumi ini:”Pengkhotbah 6:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“There is an evil which I have seen under the sun, and it is common among men:”Pengkhotbah 6:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 6:1?
Pengkhotbah mengamati bahwa ada kemalangan yang umum terjadi di antara manusia: seseorang diberkati dengan kekayaan, harta, dan kehormatan, tetapi tidak diberi kemampuan untuk menikmatinya. Ini adalah kondisi yang menyedihkan dan sia-sia, karena berkat materi tanpa kemampuan menikmati hanyalah sebuah ironi yang tragis.
Latar belakang
Melihat Kemalangan Umum
Pengkhotbah menyatakan bahwa ia telah menyaksikan banyak kemalangan di dunia ini. Kemalangan ini bukan peristiwa langka, melainkan dialami banyak orang di antara manusia.
Di mana
Yerusalem
Refleksi di istana
Kapan
~950 SM
Zaman Raja Salomo
Yang berbicara
Pengkhotbah
Seorang bijak yang merenungkan hidup, mungkin Salomo
Kepada
Pembaca
Orang-orang yang mencari makna hidup
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָעָה
ra'ah · kemalangan
Kejahatan atau kesusahan, sering kali sebagai akibat dari kebodohan manusia.
רָאָה
ra'ah · melihat
Melihat secara fisik dan juga memahami atau mengalami secara pribadi.
רַב
rav · banyak
Berlimpah, besar, atau banyak dalam jumlah.
Tiga kata ini menggarisbawahi bahwa kemalangan itu nyata, bukan sekadar teori, dan dialami secara luas oleh banyak orang di dunia yang fana.
Tahukah kamu
Bawah Matahari
Frasa 'di bawah matahari' muncul sekitar 29 kali dalam Kitab Pengkhotbah, menekankan perspektif duniawi yang fana.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 6:1
Pengkhotbah 1:14
Melihat kesia-siaan
“Aku telah melihat segala perbuatan yang dilakukan di bawah matahari; sesungguhnya, semuanya adalah kesia-siaan dan usaha mengejar angin.”
Mazmur 90:10
Hidup penuh kesusahan
“Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan.”
Ayub 5:7
Kemalangan manusia
“Tetapi manusia dilahirkan untuk kesusahan, seperti bunga api melesat ke atas.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 6:1
✕ Sering dikira
Kemalangan selalu berupa bencana besar seperti kematian atau kehilangan total.
✓ Yang sebenarnya
Pengkhotbah berbicara tentang kemalangan yang umum, termasuk frustrasi karena tidak dapat menikmati berkat.
✕ Sering dikira
Ayat ini menuduh Allah sebagai sumber kemalangan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat hanya menyatakan realitas kemalangan di bawah matahari, bukan menyalahkan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 6:1
Renungkanlah: apakah kita benar-benar menikmati berkat yang Tuhan berikan, atau kita hanya menumpuknya tanpa merasakan sukacita? Belajarlah untuk bersyukur dan menikmati hal-hal sederhana setiap hari.
Tuhan, ajarlah aku untuk menikmati setiap berkat yang Kau berikan dengan hati yang bersyukur, bukan sekadar memiliki tanpa merasakan sukacita. Amin.