Manusia Lahir untuk Kesusahan
Ayub 5:7
Elifas: Kesusahan dan Didikan Allah
“tetapi manusia dilahirkan untuk kesusahan, seperti percikan api yang terbang ke atas.”Ayub 5:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“melainkan manusia menimbulkan kesusahan bagi dirinya, seperti bunga api berjolak tinggi.”Ayub 5:7 · TB
Terjemahan Baru
“Bukan! Melainkan manusia sendirilah yang mendatangkan celaka atas dirinya, seperti percikan bunga api timbul dari apinya sendiri.”Ayub 5:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yet man is born unto trouble, as the sparks fly upward.”Ayub 5:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 5:7?
Ayub menyatakan bahwa penderitaan adalah bagian tak terpisahkan dari keberadaan manusia. Seperti percikan api yang pasti terbang ke atas, manusia lahir untuk mengalami kesusahan. Ini bukan sekadar akibat dosa tertentu, tetapi realitas hidup di dunia yang rusak.
Latar belakang
Kesusahan adalah Bagian dari Hidup
Elifas menyatakan bahwa penderitaan bukan kebetulan, tetapi sudah menjadi bagian dari takdir manusia. Ia menggunakan gambaran percikan api yang terbang ke atas untuk menunjukkan bahwa kesusahan itu wajar dan universal.
Di mana
Tanah Us
Di dekat timbunan abu, tempat Ayub duduk
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Bapa
Yang berbicara
Elifas
Teman Ayub, bijak tapi kaku, ~70 tahun
Kepada
Ayub
Orang saleh yang menderita, ~60 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ילד
yalad · dilahirkan
melahirkan atau dilahirkan; di sini berarti takdir sejak lahir
עמל
amal · kesusahan
kerja keras, kesusahan, atau kesengsaraan
עוף
uf · terbang
terbang atau melayang, seperti burung atau api
Ketiga kata ini menegaskan bahwa kesusahan bukan kutukan acak, tetapi bagian dari keberadaan manusia yang rapuh—seperti percikan api yang secara alami muncul dari api.
Tahukah kamu
Percikan Api
Frasa 'percikan api' secara harfiah berarti 'anak-anak api' dalam bahasa Ibrani, menggambarkan bahwa kesusahan adalah 'anak' dari keadaan manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 5:7
Kejadian 3:17
kesusahan akibat dosa
“Terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan memakannya”
Ayub 14:1
hidup penuh kesusahan
“Manusia yang lahir dari perempuan, singkat umurnya dan penuh kegelisahan”
Pengkhotbah 2:23
kesia-siaan kerja
“Seluruh hari-harinya adalah kesedihan dan pekerjaannya adalah kepedihan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 5:7
✕ Sering dikira
Menganggap semua penderitaan adalah akibat dosa pribadi.
✓ Yang sebenarnya
Elifas memang mengarah ke sana, tetapi ayat ini hanya menyatakan bahwa kesusahan itu universal, bukan selalu hukuman.
✕ Sering dikira
Menganggap kesusahan adalah kehendak Allah secara aktif.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini lebih deskriptif daripada preskriptif; tidak mengatakan Allah mengirimkan penderitaan.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 5:7
Jangan kaget saat masalah datang; itu bagian dari hidup. Alih-alih bertanya 'mengapa aku?', kita bisa menerima kesusahan sebagai kesempatan untuk bertumbuh dan bersandar pada Allah.
Tuhan, ajar aku menerima kesusahan sebagai bagian dari hidup dan tetap percaya pada-Mu di tengah badai. Amin.