Mimpi dan kata-kata orang bodoh
Pengkhotbah 5:3
Ibadah yang berkenan dan bahaya kekayaan
“(5-2) Sebab, mimpi datang dari banyaknya pekerjaan, dan suara orang bodoh dari banyaknya perkataan.”Pengkhotbah 5:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(5-2) Karena sebagaimana mimpi disebabkan oleh banyak kesibukan, demikian pula percakapan bodoh disebabkan oleh banyak perkataan.”Pengkhotbah 5:3 · TB
Terjemahan Baru
“(5-2) Makin bercemas, makin besar kemungkinan mendapat mimpi buruk. Makin banyak bicara, makin besar kemungkinan mengeluarkan kata-kata bodoh.”Pengkhotbah 5:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Semakin banyak masalah dan kecemasan, tidur semakin terganggu oleh mimpi buruk. Semakin banyak bicara, semakin banyak mengucapkan kata-kata yang tidak berguna dan tidak masuk akal.”Pengkhotbah 5:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For a dream cometh through the multitude of business; and a fool’s voice is known by multitude of words.”Pengkhotbah 5:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 5:3?
Ayat ini membandingkan mimpi yang muncul dari banyak pekerjaan dengan suara orang bodoh yang muncul dari banyak perkataan. Artinya, seperti mimpi sering kali merupakan hasil dari aktivitas yang berlebihan, demikian juga perkataan yang banyak sering kali menunjukkan kebodohan.
Latar belakang
Kesibukan melahirkan mimpi dan omong kosong
Pengkhotbah mengamati bahwa mimpi muncul dari banyaknya pekerjaan, dan suara orang bodoh dari banyaknya perkataan. Ini adalah peringatan bahwa aktivitas yang berlebihan dan bicara yang tidak terkontrol hanya menghasilkan kesia-siaan.
Di mana
Yerusalem
Di tengah kesibukan sehari-hari, mungkin di pasar
Kapan
~950 SM
Era Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Pengkhotbah
Orang bijak yang merenungkan makna hidup, mungkin raja Salomo
Kepada
Jemaat Israel
Orang-orang yang sibuk dengan pekerjaan dan banyak bicara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֲלוֹם
chalom · mimpi
mimpi, penglihatan saat tidur
רֹב
rov · banyaknya
banyak, kelimpahan
קוֹל
qol · suara
suara, bunyi, perkataan
Rov (banyak) menekankan kuantitas yang tidak sehat. Chalom dan qol menjadi simbol kesia-siaan ketika manusia terlalu sibuk dan banyak bicara tanpa makna. Ini mengajak kita untuk mencari kualitas, bukan kuantitas.
Tahukah kamu
Mimpi dan pekerjaan
Di Timur kuno, mimpi sering dianggap sebagai pesan ilahi, tetapi Pengkhotbah dengan berani mengaitkannya dengan kegiatan manusia biasa, menantang pandangan umum.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 5:3
Amsal 29:20
Cepat bicara bodoh
“Apakah engkau melihat orang yang cepat dengan perkataannya? Harapan lebih banyak bagi orang bodoh daripada bagi dia.”
Matius 12:36
Kata sia-sia
“Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.”
Pengkhotbah 6:7
Jerih payah sia-sia
“Segala jerih payah manusia adalah untuk mulutnya, namun keinginannya tidak terpuaskan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 5:3
✕ Sering dikira
Menganggap semua mimpi adalah omong kosong dan tidak penting.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berbicara tentang mimpi yang dihasilkan oleh kesibukan berlebihan, bukan menafikan mimpi sebagai alat Allah di waktu lain.
✕ Sering dikira
Mengira banyak bicara selalu buruk, padahal kita harus bersaksi di mana-mana.
✓ Yang sebenarnya
Yang ditekankan adalah kata-kata kosong tanpa isi. Kata-kata yang bijak dan membangun tetap berharga.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 5:3
Berhati-hatilah dengan banyak bicara. Kadang kita lebih banyak mengoceh daripada berpikir. Cobalah untuk lebih banyak mendengarkan dan berpikir sebelum berbicara agar tidak dianggap bodoh.
Tuhan, berilah aku kebijaksanaan untuk tidak banyak bicara tanpa berpikir, dan lebih banyak merenungkan karya-Mu. Amin.