Taman dan kebun buah

Pengkhotbah 2:5

Hikmat vs Kesia-siaan

Aku membuat bagiku sendiri kebun-kebun dan taman-taman, lalu menanaminya dengan segala jenis pohon buah.

Pengkhotbah 2:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Pengkhotbah 2:5?

Pengkhotbah menciptakan kebun dan taman dengan berbagai pohon buah sebagai bagian dari usahanya mencari kepuasan. Ini melambangkan pencarian keindahan dan kenikmatan duniawi yang tetap sia-sia tanpa Allah.

Latar belakang

Kreasi hijau

Salomo memperluas proyeknya dengan membuat kebun dan taman, menanam berbagai pohon buah. Ini menunjukkan usahanya menciptakan oasis pribadi, mungkin untuk kesenangan dan prestise, tetapi tetap tidak memberi makna sejati.

Di mana

Yerusalem

Membayangkan taman-taman kerajaan

Kapan

~935 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Proyek pembangunan awal
Kolam dan kekayaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pengkhotbah (Salomo)

Raja tua, penuh hikmat

P

Kepada

Pembaca/pengikut

Orang-orang yang mencari makna

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גַּן

gan · kebun

Taman atau kebun yang ditanami

פַּרְדֵּס

pardes · taman

Taman atau kebun buah, berasal dari kata Persia

פְּרִי

peri · buah

Hasil dari pohon, bisa juga berarti buah hati

'Pardes' (taman) adalah kata yang juga berarti 'firdaus'—ini mengingatkan pada Eden. Namun, Salomo menyadari taman buatannya tidak mengembalikan Eden yang hilang.

Tahukah kamu

Agrikultur kuno

Salomo mungkin memanfaatkan teknologi irigasi dan terasering untuk pertanian, yang sudah dikenal di Israel kuno.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 2:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 2:5

✕  Sering dikira

Anggap Salomo hanya hura-hura.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah bagian dari pencarian sungguh-sungguh untuk kebahagiaan, bukan sekadar pesta.

✕  Sering dikira

Taman yang dibuat sama dengan Taman Eden.

✓  Yang sebenarnya

Taman Salomo adalah buatan manusia, tidak sempurna, dan gagal memberikan kepuasan abadi.

Renungan

Renungan Singkat Pengkhotbah 2:5

Keindahan dan kenikmatan ciptaan bisa dinikmati, tetapi jangan jadikan itu tujuan hidup. Ingatlah bahwa semua itu sementara; jadikan Tuhan sebagai sumber sukacita utama.

Ya Allah, aku bersyukur atas keindahan ciptaan-Mu, tetapi tolong aku untuk tidak melekat padanya; jadikan Engkau sumber kebahagiaanku yang terutama. Amin.