Jatuh ke Lubang Sendiri

Mazmur 7:15

Doa Daud Saat Dituduh

“(7-16) Dia membuat sebuah lubang dan menggalinya, lalu jatuh ke dalam lubang yang telah dibuatnya.”

Mazmur 7:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 7:15?

Orang fasik dilukiskan seperti wanita yang hamil dengan kejahatan, mengandung kesusahan, dan melahirkan dusta. Ini menggambarkan bahwa rencana jahat pada akhirnya akan menghasilkan kehancuran.

Latar belakang

Kejatuhan Si Perencana Jahat

Daud menggunakan ironi: orang yang merencanakan kejahatan akan jatuh ke dalam lubang yang digalinya sendiri. Ini adalah hukum sebab-akibat yang berlaku dalam keadilan Allah.

Di mana

Yerusalem

Tempat penulisan Mazmur, mungkin di istana

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Dituduh Kush
Keadilan Allah
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, menghadapi fitnah

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, Hakim yang adil

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כָּרָה

karah · membuat

menggali, membuat lubang

חָפַר

chafar · menggali

menggali, menyelidiki

נָפַל

nafal · jatuh

jatuh, tiba-tiba turun

Ketiga kata kerja menunjukkan tindakan yang disengaja dan hasil yang tak terhindarkan: manusia menggali, tetapi yang jatuh adalah dirinya sendiri. Kejahatan menjebak pelakunya.

Tahukah kamu

Lubang dan Jerat

Di zaman Alkitab, berburu dengan menggali lubang adalah teknik umum. Mazmur ini memakai gambaran itu untuk menunjukkan betapa sia-sianya merencanakan kejahatan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 7:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 7:15

✕  Sering dikira

Mengira ini jaminan bahwa semua kejahatan langsung dihukum di dunia.

✓  Yang sebenarnya

Ini prinsip umum, tetapi keadilan sempurna terjadi pada akhir zaman.

✕  Sering dikira

Mengira kita bisa aman dari akibat kejahatan kita sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Setiap orang akan menuai apa yang ditaburnya.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 7:15

Setiap pikiran dan tindakan jahat adalah benih yang akan menuai akibat. Berhati-hatilah dengan apa yang kita 'tumbuhkan' dalam hidup, karena cepat atau lambat akan berbuah.

Tuhan, bersihkan hatiku dari setiap niat jahat agar aku tidak menuai kesusahan, tetapi menghasilkan buah kebenaran. Amin.