Bodoh di Jalan, Membuka Mulut
Pengkhotbah 10:3
Kebodohan yang Merusak Hikmat
PerikopAkibat dari Kebodohan · Pengkhotbah 10:1-20 →“Bahkan, ketika orang bodoh itu berjalan di jalan, dia kekurangan akal, dan mengatakan kepada semua orang tentang betapa bodohnya dia.”Pengkhotbah 10:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Juga kalau ia berjalan di lorong orang bodoh itu tumpul pikirannya, dan ia berkata kepada setiap orang: "Orang itu bodoh!"”Pengkhotbah 10:3 · TB
Terjemahan Baru
“Kebodohannya tampak pada segala gerak-geriknya. Dan kepada semua orang ditunjukkannya kedunguannya.”Pengkhotbah 10:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kebebalan seseorang terlihat dari cara hidupnya. Biarpun belum kenal, orang bisa berkata, “Dia itu orang bebal!””Pengkhotbah 10:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Yea also, when he that is a fool walketh by the way, his wisdom faileth him, and he saith to every one that he is a fool.”Pengkhotbah 10:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 10:3?
Ayat ini menggambarkan bahwa kebodohan seseorang akan terlihat dari perilakunya, bahkan di jalan sekalipun. Orang bodoh tidak bisa menyembunyikan kekurangannya; dia menunjukkan kebodohannya kepada semua orang, mungkin melalui kata-kata atau sikapnya yang tidak bijaksana, sehingga membuat dirinya tampak bodoh di mata orang lain.
Latar belakang
Ketika Kebodohan Menjadi Nyata
Pengkhotbah menggambarkan orang bodoh yang berjalan di jalan umum, tetapi kekurangan akal dan tanpa sadar menunjukkan kebodohannya kepada semua orang. Ini menekankan bahwa kebodohan tidak bisa disembunyikan; ia akan terlihat dalam perilaku sehari-hari.
Di mana
Yerusalem
Lingkungan istana atau ruang diskusi
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu, era Salomo
Yang berbicara
Pengkhotbah
Sang guru hikmat, diyakini Raja Salomo, ~950 SM
Kepada
Pembaca kitab
Orang-orang yang mencari makna hidup dan menghargai hikmat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָלַךְ
halakh · berjalan
Berjalan, hidup, bertindak; sering dipakai secara metaforis untuk cara hidup seseorang.
דֶּרֶךְ
derekh · jalan
Jalan, cara hidup, atau tingkah laku.
חָסֵר לֵב
khasar lev · kekurangan akal
Kurang hati atau tidak memiliki pengertian; gambaran orang yang bodoh.
'Halakh' dan 'derekh' menunjukkan bahwa kehidupan adalah perjalanan; orang bodoh 'berjalan' dalam 'jalan' yang tidak sesuai hikmat karena 'khasar lev' (kekurangan hati/pengertian). Kebodohan terlihat dari cara hidupnya.
Tahukah kamu
Jalan sebagai Panggung
Di kota-kota kuno, jalan adalah pusat interaksi sosial. Orang-orang mengenal satu sama lain dan mudah memperhatikan perilaku aneh. Jadi, berjalan di jalan adalah 'panggung' yang memperlihatkan karakter seseorang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 10:3
Amsal 12:23
Bebal memamerkan kebodohan
“Orang bijak menyembunyikan pengetahuannya, tetapi hati orang bebal menyerukan kebodohan.”
Amsal 18:2
Bebal membeberkan isi hati
“Orang bebal tidak suka kepada pengertian, hanya suka membeberkan isi hatinya.”
Mazmur 14:1
Bebal kurang pengertian
“Orang bebal berkata dalam hatinya: 'Tidak ada Allah.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 10:3
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini berkata bahwa orang bodoh secara fisik tersesat di jalanan.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan tersesat secara harfiah, tetapi gambaran bahwa orang bodoh tidak memiliki arah hidup yang benar dan menunjukkan kebodohannya melalui tindakan.
✕ Sering dikira
Menilai seseorang bodoh hanya dari penampilan luar atau kesalahan kecil.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menyoroti pola hidup yang konsisten tanpa pengertian, bukan penilaian cepat berdasarkan insiden tunggal.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 10:3
Bagaimana orang lain melihat kita? Apakah sikap dan perkataan kita menampakkan kebijaksanaan atau justru kebodohan? Sadarilah bahwa setiap orang menilai kita dari tingkah laku, jadi mari kita berusaha hidup dengan bijak.
Tuhan, mampukan aku menjadi pribadi yang bijak dalam setiap sikap dan perkataanku, agar tidak mempermalukan-Mu. Amin.