Bahagia Bangsa yang Ber-TUHAN

Mazmur 144:15

Doa Kemenangan dan Berkat

Diberkatilah suku-suku bangsa yang seperti itu; diberkatilah suku-suku bangsa yang Allahnya adalah TUHAN!

Mazmur 144:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 144:15?

Ayat ini adalah penutup Mazmur 144 yang menyatakan bahwa bangsa yang diberkati adalah bangsa yang memiliki Tuhan sebagai Allahnya. Kebahagiaan sejati tidak terletak pada kelimpahan materi, tetapi pada hubungan yang benar dengan Allah dan hidup di dalam kehendak-Nya.

Latar belakang

Ucapan Bahagia atas Umat

Daud menutup mazmur dengan menyatakan bahwa bangsa yang mengalami berkat seperti itu adalah bangsa yang bahagia, dan terutama yang Allahnya adalah TUHAN. Ini adalah pernyataan iman bahwa kebahagiaan sejati berasal dari hubungan dengan Allah, bukan semata-mata kemakmuran duniawi.

Di mana

Yerusalem

Istana Daud, saat refleksi

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Doa berkat sebelumnya
Pujian penutup
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, gembala

T

Kepada

TUHAN (Yahweh)

Allah Israel, perjanjian dengan umat-Nya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַשְׁרֵי

ashrei · diberkatilah

bahagia, sejahtera, atau beruntung

אֱלֹהִים

elohim · Allah

Allah, jamak keagungan

יְהוָה

YHWH · TUHAN

Nama pribadi Allah, Yahweh

Kebahagiaan sejati tidak hanya pada berkat materi, tetapi pada hubungan pribadi dengan TUHAN, yang disebut dengan nama-Nya yang khusus.

Tahukah kamu

Frasa 'diberkatilah'

Kata 'diberkatilah' (ashrei) dalam bahasa Ibrani sering dipakai untuk membuka mazmur, seperti di Mazmur 1:1. Ini adalah seruan sukacita atau kebahagiaan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 144:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 144:15

✕  Sering dikira

Kebahagiaan hanya untuk bangsa Israel secara eksklusif.

✓  Yang sebenarnya

Dalam Perjanjian Lama, bangsa Israel adalah umat pilihan, tetapi prinsipnya bahwa siapa pun yang Allahnya TUHAN akan diberkati.

✕  Sering dikira

Berkat ini adalah jaminan kemakmuran tanpa syarat.

✓  Yang sebenarnya

Berkat adalah anugerah, dan kebahagiaan yang sesungguhnya adalah memiliki Allah sebagai Tuhan, bukan sekadar harta.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 144:15

Kita sering mengejar kebahagiaan melalui harta, kesuksesan, atau pengakuan orang lain. Namun, kebahagiaan sejati hanya ditemukan ketika kita menjadikan Tuhan sebagai prioritas utama dalam hidup kita. Milikilah hubungan yang intim dengan-Nya dan biarkan kasih-Nya memenuhi hatimu.

Ya Tuhan, Engkaulah Allah kami; jadikanlah kami bangsa yang diberkati yang hidup dalam kebenaran dan sukacita-Mu. Amin.