Memperingati Perjanjian Abraham
Nehemia 9:8
Doa Nehemia dan Pengakuan Dosa Israel
PerikopDoa Pengakuan Dosa · Nehemia 9:5-38 →“Engkau mendapati hatinya setia kepada-Mu, Engkau mengikat perjanjian dengan dia, untuk memberikan tanah orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Yebus, dan orang Girgasi kepada keturunannya. Engkau telah menepati janji-Mu, karena Engkau benar.”Nehemia 9:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Engkau dapati bahwa hatinya setia terhadap-Mu dan Engkau mengikat perjanjian dengan dia untuk memberikan tanah orang Kanaan, tanah orang Het, tanah orang Amori, tanah orang Feris, tanah orang Yebus dan tanah orang Girgasi kepada keturunannya. Dan Engkau telah menepati janji-Mu, karena Engkau benar.”Nehemia 9:8 · TB
Terjemahan Baru
“Kaudapati dia setia kepada-Mu dan patuh. Lalu Kaubuat dengan dia perjanjian yang kukuh. Tanah Kanaan, Het dan Amori, tanah Feris, Yebus dan Girgasi, semua itu hendak Kauberikan kepadanya; sebagai tempat tinggal seluruh keturunannya. Kemudian Kaupenuhi, janji itu kepadanya, sebab Engkau adil dan setia.”Nehemia 9:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Engkau mengetahui bahwa dia setia kepada-Mu, maka Engkau mengadakan perjanjian dengannya untuk memberikan negeri yang didiami bangsa Kanaan, Het, Amori, Feris, Yebus, dan Girgasi kepada anak cucunya. Engkau sudah menepati janji-Mu itu, karena Engkau adil dan setia.”Nehemia 9:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And foundest his heart faithful before thee, and madest a covenant with him to give the land of the Canaanites, the Hittites, the Amorites, and the Perizzites, and the Jebusites, and the Girgashites, to give it, I say, to his seed, and hast performed thy words; for thou art righteous:”Nehemia 9:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 9:8?
Allah melihat hati Abraham yang setia dan mengikat perjanjian dengannya, menjanjikan tanah Kanaan bagi keturunannya. Allah menepati janji-Nya karena Dia benar. Ini menegaskan bahwa kesetiaan Allah adalah dasar dari perjanjian-Nya.
Latar belakang
Perjanjian dan Kesetiaan Allah
Ayat ini menegaskan bahwa Allah mendapati hati Abram setia dan mengikat perjanjian dengannya. Janji pemberian tanah Kanaan kepada keturunannya adalah bagian dari perjanjian itu, dan Allah menepati janji-Nya.
Di mana
Yerusalem
Di halaman Bait Allah
Kapan
~445 SM
Pemulihan setelah Pembuangan
Yang berbicara
Orang-orang Lewi
Para pemimpin ibadah yang memimpin doa syafaat
Kepada
TUHAN Allah
Allah Israel yang kekal
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נֶאֱמָן
ne'eman · setia
dapat dipercaya, setia, teguh
בְּרִית
berit · perjanjian
perjanjian, ikatan, traktat
צַדִּיק
tsaddiq · benar
adil, benar, jujur
Kata 'berit' (perjanjian) adalah konsep kunci dalam teologi Israel. Di sini, Allah disebut 'benar' karena Dia setia memenuhi perjanjian, dan ini menjadi dasar bagi doa pengakuan dosa.
Tahukah kamu
Daftar Bangsa di Tanah Kanaan
Enam bangsa yang disebut (Kanaan, Het, Amori, Feris, Yebus, Girgasi) adalah daftar umum penduduk Kanaan dalam Perjanjian Lama, sering disebut dalam janji tanah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 9:8
Kejadian 15:18
Perjanjian dengan Abram
“Pada hari itu TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram...”
Ulangan 7:9
Allah yang setia
“Maka ketahuilah, bahwa TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya...”
Roma 4:20
Iman Abraham
“Terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 9:8
✕ Sering dikira
Mengira bahwa 'hati setia' Abraham berarti dia tidak pernah gagal atau berdosa.
✓ Yang sebenarnya
Alkitab menunjukkan Abraham berbuat salah (mis. berbohong tentang Sara), tetapi ia tetap percaya pada janji Allah.
✕ Sering dikira
Menganggap perjanjian ini hanya tentang tanah Kanaan, bukan juga tentang hubungan.
✓ Yang sebenarnya
Perjanjian mencakup banyak aspek: tanah, keturunan, dan hubungan khusus dengan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 9:8
Janji Allah tidak pernah gagal, meski kadang kita ragu. Saat ini, peganglah janji-janji-Nya dalam Alkitab sebagai dasar imanmu, karena Allah setia pada firman-Nya.
Bapa, mampukan aku untuk percaya pada janji-Mu dan hidup setia seperti Abraham, agar Engkau boleh memakai hidupku. Amin.