Ezra di Atas Mimbar Kayu
Nehemia 8:4
Pembacaan Hukum Taurat dan Sukacita
“(8-5) Ezra, ahli kitab itu, berdiri di atas mimbar kayu, yang telah mereka buat untuk maksud itu. Matica, Sema, Anaya, Uria, Hilkia, dan Maaseya berdiri di sebelah kanannya; Pedaya, Misael, Malkia, Hasum, Hasbadana, Zakharia, dan Mesulam berdiri di sebelah kirinya.”Nehemia 8:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(8-5) Ezra, ahli kitab itu, berdiri di atas mimbar kayu yang dibuat untuk peristiwa itu. Di sisinya sebelah kanan Nehemia 8.5–8 35 berdiri Matica, Sema, Anaya, Uria, Hilkia dan Maaseya, sedang di sebelah kiri berdiri Pedaya, Misael, Malkia, Hasum, Hasbadana, Zakharia dan Mesulam.”Nehemia 8:4 · TB
Terjemahan Baru
“Ezra berdiri di atas mimbar kayu yang telah dibuat untuk keperluan pertemuan itu. Di sebelah kanannya berdiri orang-orang ini: Matica, Sema, Anaya, Uria, Hilkia dan Maaseya; sedang di sebelah kirinya berdiri: Pedaya, Misael, Malkia, Hasum, Hasbadana, Zakharia dan Mesulam.”Nehemia 8:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Beginilah acara pembacaan kitab Taurat berlangsung. Imam Ezra berdiri di atas panggung kayu yang dibangun khusus untuk acara ini. Dia didampingi oleh Matitia, Sema, Anaya, Uria, Hilkia, dan Maaseya di sebelah kanan, serta Pedaya, Misael, Malkia, Hasum, Hasbadana, Zakaria, dan Mesulam di sebelah kirinya.”Nehemia 8:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Ezra the scribe stood upon a pulpit of wood, which they had made for the purpose; and beside him stood Mattithiah, and Shema, and Anaiah, and Urijah, and Hilkiah, and Maaseiah, on his right hand; and on his left hand, Pedaiah, and Mishael, and Malchiah, and Hashum, and Hashbadana, Zechariah, and Meshullam.”Nehemia 8:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 8:4?
Ezra berdiri di atas mimbar kayu yang dibuat khusus untuk pembacaan kitab, dengan beberapa orang di sebelah kanan dan kiri. Ini menunjukkan bahwa pembacaan firman Tuhan adalah acara penting yang disiapkan dengan baik, dan ada dukungan dari para pemimpin lain untuk membantu umat memahami.
Latar belakang
Mimbar dan Para Pendamping
Ezra berdiri di atas mimbar kayu yang khusus dibuat untuk pembacaan Taurat. Di kanan dan kirinya ada tiga belas orang yang berdiri, mungkin untuk membantu atau menyaksikan. Ini menegaskan otoritas dan kekhidmatan acara.
Di mana
Yerusalem
Tanah lapang di depan Pintu Gerbang Air
Kapan
~445 SM
Setelah pembuangan
Yang berbicara
Penulis Nehemia
Penulis sejarah, mungkin Nehemia sendiri, ~450 SM
Kepada
Pembaca kitab
Orang-orang yang ingin mengenal karya Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סֹפֵר
sofer · ahli kitab
seorang yang terlatih dalam menulis dan menyalin, juga ahli hukum
מִגְדָּל
migdal · mimbar
menara atau tempat tinggi; di sini panggung kayu
עָמַד
amad · berdiri
berdiri tegak, mengambil posisi
Perpaduan 'ahli kitab', 'mimbar', dan 'berdiri' menunjukkan bahwa pembacaan Taurat adalah tindakan resmi dan berotoritas yang memisahkan Ezra untuk menyampaikan firman.
Tahukah kamu
Mimbar dalam Tradisi
Mimbar kayu ini adalah cikal bakal 'bimah' dalam sinagoge Yahudi, tempat pembacaan Taurat. Ini menunjukkan pentingnya pembacaan publik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 8:4
Ulangan 31:11
Pembacaan umum Taurat
“Apabila seluruh orang Israel datang menghadap TUHAN... engkau harus membacakan hukum ini”
2 Tawarikh 17:9
Mengajar Taurat
“Mereka mengajar di Yehuda, dengan memegang kitab Taurat TUHAN”
Ezra 7:6
Gelar ahli kitab
“Ezra adalah seorang ahli kitab yang mahir dalam Taurat Musa”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 8:4
✕ Sering dikira
Anggapan bahwa berdiri di mimbar adalah tradisi yang dibuat-buat
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah praktik yang wajar agar semua orang dapat melihat dan mendengar
✕ Sering dikira
Mengira para pendamping adalah pengawal politik
✓ Yang sebenarnya
Mereka mungkin adalah pemuka agama dan sipil yang ikut serta dalam pembacaan
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 8:4
Ketika kita mendengarkan atau membaca firman Tuhan, kita tidak sendirian. Tuhan memberikan gereja, pemimpin rohani, dan saudara seiman untuk membantu kita mengerti. Jangan ragu untuk bertanya atau berdiskusi tentang Alkitab dengan orang lain.
Terima kasih Tuhan untuk orang-orang yang Engkau tempatkan di sekelilingku untuk membantuku bertumbuh dalam pengertian firman-Mu. Ajari aku untuk rendah hati belajar dari mereka. Amin.