Sukacita Tuhan adalah kekuatanmu
Nehemia 8:10
Membaca Hukum, Merayakan Sukacita
“(8-11) Nehemia berkata kepada mereka, “Makanlah makanan yang berlemak dan minumlah minuman yang manis, dan kirimkanlah sebagian kepada orang-orang yang tidak menyediakannya, karena hari ini adalah kudus bagi Tuhan kita. Jangan bersedih hati sebab sukacita dari TUHAN adalah kekuatanmu.””Nehemia 8:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(8-11) Lalu berkatalah ia kepada mereka: "Pergilah kamu, makanlah sedap-sedapan dan minumlah minuman manis dan kirimlah sebagian kepada mereka yang tidak sedia apa-apa, karena hari ini adalah kudus bagi Tuhan kita! Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!"”Nehemia 8:10 · TB
Terjemahan Baru
“Sekarang pulanglah; makanlah dan minumlah dengan gembira. Berilah sebagian dari makanan dan anggurmu kepada mereka yang berkekurangan. Hari ini hari yang khusus bagi Tuhan kita, jadi jangan bersusah. Kegembiraan yang diberikan TUHAN kepada kalian akan menguatkan kalian."”Nehemia 8:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saya berkata kepada seluruh umat itu, “Pulanglah dan nikmatilah makanan yang lezat dan minuman yang enak. Bagikanlah juga makanan untuk orang-orang lain yang tidak mempunyai apa-apa, karena hari ini adalah hari yang dikhususkan bagi Allah kita. Jangan berdukacita, sebab sukacita yang berasal dari TUHAN akan menjadi kekuatanmu.””Nehemia 8:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then he said unto them, Go your way, eat the fat, and drink the sweet, and send portions unto them for whom nothing is prepared: for this day is holy unto our LORD: neither be ye sorry; for the joy of the LORD is your strength.”Nehemia 8:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 8:10?
Nehemia menyuruh orang-orang untuk makan makanan yang berlemak, minum minuman yang manis, dan berbagi dengan yang tidak punya, karena hari itu kudus bagi Tuhan. Ia menegaskan bahwa sukacita dari Tuhan adalah kekuatan mereka. Ini mengajarkan bahwa perayaan dan berbagi adalah bagian dari ibadah.
Latar belakang
Mengapa menangis jika ini hari kudus?
Orang-orang menangis karena tersentuh oleh hukum Allah yang baru dibacakan. Nehemia menenangkan mereka, mengingatkan bahwa hari itu kudus bagi Tuhan, dan sukacita dari Tuhan adalah kekuatan mereka.
Di mana
Yerusalem
Di tanah lapang depan Pintu Gerbang Air
Kapan
~445 SM
Pemulihan pasca-pembuangan
Yang berbicara
Nehemia
Gubernur Yehuda, pemimpin pemulihan Yerusalem
Kepada
Orang banyak yang berkumpul
Jemaat Israel yang kembali dari pembuangan, sedang merayakan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֶדְוָה
chedvah · sukacita
kegembiraan yang mendalam, bersumber dari Tuhan, bukan sekadar perasaan senang.
מָעוֹז
ma'oz · kekuatan
benteng, tempat perlindungan yang kokoh, sumber ketahanan.
קָדוֹשׁ
qadosh · kudus
dikhususkan bagi Tuhan, berbeda dari yang biasa.
Sukacita yang dimaksud bukan sekadar perasaan senang, tetapi sukacita yang lahir dari hubungan dengan Allah yang kudus—itu menjadi benteng perlindungan kita di saat sukar sekalipun.
Tahukah kamu
Makanan berlemak dan minuman manis
Dalam budaya Timur Tengah kuno, menyajikan makanan terbaik untuk tamu adalah tanda kemurahan hati. Nehemia justru menyuruh mereka menikmati makanan kaya untuk merayakan kebaikan Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 8:10
Roma 15:13
Sukacita dari Tuhan
“Semoga Allah sumber pengharapan memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam imanmu.”
Mazmur 28:8
Kekuatan dan benteng
“TUHAN adalah kekuatan umat-Nya dan benteng keselamatan bagi orang yang diurapi-Nya.”
Ulangan 16:14
Hari raya sukacita
“Bersukacitalah pada hari rayamu itu, engkau, anakmu laki-laki dan anakmu perempuan...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 8:10
✕ Sering dikira
Sukacita berarti kita harus selalu tersenyum dan bahagia, tidak boleh sedih.
✓ Yang sebenarnya
Sukacita di sini adalah karunia Tuhan yang menguatkan, bukan sekadar emosi; bisa ada dalam kesedihan pun.
✕ Sering dikira
Nehemia menyuruh mereka makan berlebihan secara egois.
✓ Yang sebenarnya
Ia justru menyuruh berbagi kepada yang tidak punya, sukacita dibagikan, bukan dinikmati sendiri.
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 8:10
Sukacita sejati datang dari Tuhan dan menjadi sumber kekuatan kita. Kita dipanggil untuk merayakan kebaikan Tuhan dengan penuh syukur dan berbagi berkat dengan sesama, terutama mereka yang berkekurangan. Ini bukan tentang kemewahan, tapi tentang kemurahan hati.
Tuhan, penuhi kami dengan sukacita-Mu dan jadikan kami saluran berkat bagi mereka yang membutuhkan, Amin.