Tobia mencemooh tembok yang rapuh
Nehemia 4:3
Perlawanan dan Doa di Tengah Pembangunan
PerikopSanbalat dan Tobia · Nehemia 4:1-6 →“Tobia, orang Amon itu, yang berada di sampingnya berkata, “Walaupun mereka sedang membangun, jika seekor rubah memanjat dan menerobosnya, ia akan merobohkan tembok batu mereka!””Nehemia 4:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu berkatalah Tobia, orang Amon itu, yang ada di dekatnya: "Sekalipun mereka membangun kembali, kalau seekor anjing hutan meloncat dan menyentuhnya, robohlah tembok batu mereka."”Nehemia 4:3 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Tobia yang berdiri di sampingnya berkata juga, "Lihat tembok yang mereka bangun! Anjing hutan pun bisa merobohkannya!"”Nehemia 4:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tobia orang Amon yang berdiri di sampingnya juga berkata, “Ya! Pekerjaan mereka payah. Kalau diinjak seekor anjing hutan saja, benteng itu pasti roboh!””Nehemia 4:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now Tobiah the Ammonite was by him, and he said, Even that which they build, if a fox go up, he shall even break down their stone wall.”Nehemia 4:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 4:3?
Tobia, orang Amon, mengejek dengan mengatakan bahwa seekor rubah saja bisa merobohkan tembok yang mereka bangun. Ini menunjukkan betapa mereka memandang rendah usaha orang Yahudi.
Latar belakang
Tobia mengejek tembok yang rapuh
Tobia, orang Amon, yang berdiri di samping Sanbalat, ikut mengejek. Ia berkata bahwa jika seekor rubah saja memanjat tembok itu, rubah itu bisa merobohkannya—menunjukkan betapa rapuhnya tembok yang sedang dibangun.
Di mana
Yerusalem
Kota Yerusalem, saat pekerjaan pembangunan tembok
Kapan
~445 SM
Pemulihan Yehuda
Yang berbicara
Nehemia
Pemimpin Yehuda, juru minum raja Persia yang dipakai Allah memulihkan Yerusalem
Kepada
Pembaca kitab
Orang-orang yang membaca riwayat Nehemia, mungkin umat Israel pasca-pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שׁוּעָל
shual · rubah
rubah, binatang kecil yang lincah; sering dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang lemah atau licik
עָלָה
alah · memanjat
naik, memanjat, mendaki
פָּרַץ
parats · merobohkan
menerobos, merobohkan, membuat celah
Rubah (shual) adalah binatang kecil yang lincah; kata 'memanjat' (alah) dan 'merobohkan' (parats) menunjukkan tindakan aktif. Tobia mengklaim bahwa bahkan binatang kecil pun bisa menyebabkan kehancuran, mengolok-olok pekerjaan mereka sebagai tidak kokoh.
Tahukah kamu
Rubah di Yerusalem
Rubah umum di daerah Yerusalem, dan sering menjadi simbol kehancuran (lihat Ratapan 5:18). Tobia memakai gambaran itu untuk meremehkan kualitas tembok.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 4:3
Ratapan 5:18
rubah melambangkan kehancuran
“Karena gunung Sion sudah menjadi sunyi; rubah-rubah berkeliaran di sana.”
Mazmur 80:14
binatang merusak tanaman
“Bab hutan memakannya, dan binatang-binatang padang memakannya habis.”
Nehemia 1:3
tembok rusak
“Kata mereka kepadaku, 'Orang-orang yang selamat dari pembuangan di sana, di wilayah itu, dalam kesulitan besar dan dalam kehinaan. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar api.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 4:3
✕ Sering dikira
Ada yang mengira Tobia berbicara tentang rubah yang benar-benar akan merusak tembok batu.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah hiperbola ejekan; rubah tidak mungkin merobohkan tembok batu, justru itu menunjukkan betapa tidak masuk akalnya ejekan itu.
✕ Sering dikira
Tobia dianggap sebagai orang Amon biasa, tetapi sebenarnya ia seorang pejabat yang berpengaruh.
✓ Yang sebenarnya
Tobia adalah tokoh penting di wilayah Amon, mungkin gubernur atau bangsawan, sehingga ejekannya bermuatan politis.
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 4:3
Terkadang orang meremehkan kerja keras kita dengan kata-kata sinis. Jangan biarkan sindiran membuat kita ragu; ingatlah bahwa Tuhan sanggup memakai usaha kecil untuk hal besar.
Tuhan, tolong aku untuk tidak goyah oleh perkataan orang, tetapi percaya bahwa Engkau yang menyempurnakan pekerjaan kami. Amin.