Orang Tekoa dan pembesar yang sombong

Nehemia 3:5

Pembangunan Tembok Bersama

Di sampingnya, orang-orang Tekoa melakukan perbaikan. Akan tetapi, para pembesar mereka tidak mau memberikan bahunya untuk pekerjaan tuan mereka.

Nehemia 3:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Nehemia 3:5?

Orang-orang Tekoa ikut memperbaiki, tetapi para pembesar mereka menolak untuk membantu. Ini menunjukkan bahwa tidak semua orang mau terlibat, bahkan pemimpin pun bisa menjadi penghalang. Namun, pekerjaan tetap berlanjut karena yang lain mau bekerja.

Latar belakang

Kesombongan para pemimpin

Orang-orang Tekoa, yang tinggal di sebuah kota dekat Betlehem, ikut serta dalam pembangunan. Namun, para pembesar mereka ('adirehem') menolak untuk membantu, tidak mau 'menaruh bahu' mereka di bawah beban pekerjaan. Ini adalah tindakan pembangkangan yang kontras dengan semangat kerja sama yang ada di sekelilingnya.

Di mana

Yerusalem

Bagian tembok dekat Pintu Gerbang Kuda, area yang diperbaiki orang Tekoa

Kapan

~445 SM

Pemulihan pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ajakan Nehemia untuk membangun
Penyelesaian tembok
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis (Nehemia?)

Narator yang jujur, mencatat kelemahan sekaligus kekuatan.

P

Kepada

Pembaca kitab Nehemia

Orang Yahudi yang perlu belajar dari kesalahan masa lalu.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לֹא הֵבִיאוּ

lo heviu · tidak mau

mereka tidak membawa/menaruh

שֶׁכֶם

shekhem · bahunya

bahu atau tengkuk, simbol kekuatan dan pelayanan

עֲבֹדָה

avodah · pekerjaan

kerja, pelayanan, ibadah

Kata 'shekhem' (bahu) dan 'avodah' (kerja) mengingatkan bahwa melayani Tuhan adalah pekerjaan yang melibatkan seluruh tubuh. Menolak menaruh bahu berarti menolak berpartisipasi dalam 'avodah' — pelayanan yang seharusnya menjadi ibadah.

Tahukah kamu

Orang Tekoa dan nabi Amos

Tekoa adalah kampung halaman Nabi Amos. Ironisnya, Amos adalah seorang gembala dan petani, dan dia berbicara menentang ketidakadilan pemimpin Israel. Di sini, pemimpin Tekoa justru menunjukkan sikap yang tidak adil dengan menolak bekerja.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 3:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Nehemia 3:5

✕  Sering dikira

Orang Tekoa semuanya malas.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini hanya menyalahkan para pembesar, bukan seluruh orang Tekoa; rakyat biasa justru bekerja.

✕  Sering dikira

Pekerjaan membangun tembok dianggap pekerjaan rendahan.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks iman, pekerjaan ini adalah ibadah dan kehormatan; penolakan adalah dosa.

Renungan

Renungan Singkat Nehemia 3:5

Terkadang kita tidak bisa mengandalkan orang lain, bahkan pemimpin sekalipun. Sikap kita seharusnya tetap mau bekerja dan tidak menunggu orang lain. Jangan biarkan kekecewaan pada orang lain menghentikan kita dari melakukan kebaikan.

Tuhan, jangan biarkan aku kecewa karena orang lain. Beri aku kekuatan untuk tetap bekerja dan melakukan bagianku, apa pun yang terjadi. Amin.