Kayu untuk gerbang dan rumah
Nehemia 2:8
Persiapan pembangunan tembok
PerikopNehemia Meminta Izin Pulang ke Yerusalem · Nehemia 2:1-10 →“dan juga sepucuk surat untuk Asaf, penjaga hutan raja, supaya dia memberiku kayu untuk membuat balok-balok pada pintu-pintu gerbang istana Bait Suci, tembok kota, dan rumah yang aku diami.” Raja mengabulkan permintaanku karena tangan baik Allahku menaungi aku.”Nehemia 2:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pula sepucuk surat bagi Asaf, pengawas taman raja, supaya dia memberikan aku kayu untuk memasang balok-balok pada pintu-pintu gerbang di Nehemia 2.9–12 5 benteng bait suci, untuk tembok kota dan untuk rumah yang akan kudiami." Dan raja mengabulkan permintaanku itu, karena tangan Allahku yang murah melindungi aku.”Nehemia 2:8 · TB
Terjemahan Baru
“Selain itu, aku juga minta surat untuk Asaf, pengawas hutan kerajaan, supaya ia menyediakan kayu untuk pintu gerbang benteng di dekat Rumah TUHAN, dan untuk tembok kota serta rumah yang akan kudiami. Raja memenuhi semua permintaanku itu, karena Allah menolong aku.”Nehemia 2:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Juga surat untuk Asaf, pengelola hutan raja, agar dia memberi saya balok-balok kayu untuk membuat pintu gerbang pada tembok yang mengelilingi rumah TUHAN, benteng kota, dan untuk membangun rumah tempat saya tinggal.” Oleh pertolongan Allah, raja mengabulkan semua permintaan itu.”Nehemia 2:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And a letter unto Asaph the keeper of the king’s forest, that he may give me timber to make beams for the gates of the palace which appertained to the house, and for the wall of the city, and for the house that I shall enter into. And the king granted me, according to the good hand of my God upon me.”Nehemia 2:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 2:8?
Nehemia juga meminta kayu dari hutan raja untuk membangun gerbang Bait Suci, tembok kota, dan rumahnya. Semua permintaannya dikabulkan karena tangan baik Allah menyertainya, menunjukkan bahwa Allah menjawab doa yang sejalan dengan kehendak-Nya.
Latar belakang
Permintaan kayu
Nehemia juga meminta surat untuk Asaf, penjaga hutan raja, agar ia mendapat kayu untuk pintu gerbang Bait Suci, tembok kota, dan rumahnya. Ini menunjukkan kebutuhan material yang penting untuk pembangunan.
Di mana
Susan (Susa)
Di istana raja Persia
Kapan
~445 SM
Pemulihan Israel
Yang berbicara
Nehemia
pelayan raja Persia, ~40 tahun, pekerja keras
Kepada
Raja Artahsasta
raja Persia, berkuasa, mendukung Nehemia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֵצִים
etsim · kayu
kayu, bahan bangunan
שַׁעַר
shaar · gerbang
pintu gerbang kota atau bait suci
יַד טוֹבָה
yad tovah · tangan baik
kebaikan, pertolongan yang nyata
Kata 'kayu' dan 'gerbang' menekankan kebutuhan fisik nyata, sementara 'tangan baik' memberi makna spiritual: kesuksesan Nehemia adalah hasil dari campur tangan Allah yang mempengaruhi hati raja.
Tahukah kamu
Hutan kerajaan
Hutan raja adalah sumber daya yang diawasi ketat. Kayu sangat berharga untuk konstruksi, jadi permintaan ini menunjukkan kepercayaan raja kepada Nehemia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 2:8
Ezra 6:8
dukungan resmi
“Juga telah kuberikan perintah tentang apa yang harus kamu perbuat demi para tua-tua orang Yehuda itu untuk pembangunan rumah Allah itu.”
Yesaya 44:28
pembangunan kota
“Akulah yang berkata tentang Koresh: Dialah gembala-Ku, ia akan melaksanakan segala yang Kukehendaki; tentang Yerusalem: Ia akan dibangun kembali, dan tentang Bait Suci: Alasnya akan diletakkan.”
Mazmur 103:2
kebaikan Allah
“Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 2:8
✕ Sering dikira
Nehemia minta kayu untuk dirinya sendiri secara berlebihan.
✓ Yang sebenarnya
Kayu itu untuk keperluan umum: pintu gerbang kota dan rumah Nehemia yang juga bagian dari pembangunan.
✕ Sering dikira
Tangan baik Allah adalah ungkapan kosong.
✓ Yang sebenarnya
Nehemia melihat keberhasilan meminta kepada raja sebagai bukti nyata pertolongan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 2:8
Ketika kita melayani Tuhan, Dia sanggup membuka pintu dan menyediakan segala kebutuhan kita. Jangan membatasi pekerjaan-Nya karena kurangnya sumber daya; mintalah dan percayalah akan penyediaan-Nya.
Bapa, terima kasih karena Engkau selalu menyediakan sesuai dengan kebutuhan kami. Aku percaya bahwa tangan baik-Mu akan menopang setiap langkah pelayananku. Amin.