Nehemia menegur para pembesar
Nehemia 13:17
Pembaruan Perjanjian Nehemia
PerikopPerintah Nehemia yang Terakhir · Nehemia 13:1-31 →“Setelah itu, aku menegur para pembesar Yehuda dan berkata kepada mereka, “Hal jahat apa yang kamu lakukan ini? Kamu menajiskan hari Sabat.”Nehemia 13:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu aku menyesali pemuka-pemuka orang Yehuda, kataku kepada mereka: "Kejahatan apa yang kamu lakukan ini dengan melanggar kekudusan hari Sabat?”Nehemia 13:17 · TB
Terjemahan Baru
“Kutegur para pemimpin Yehuda dan kukatakan, "Tidak sadarkah kalian bahwa kalian telah melakukan kejahatan karena mencemarkan hari Sabat?”Nehemia 13:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka saya menegur keras para pemimpin Yahudi yang membiarkan semua itu terjadi, “Perbuatanmu ini jahat! Kalian tidak menghormati kekudusan hari Sabat.”Nehemia 13:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then I contended with the nobles of Judah, and said unto them, What evil thing is this that ye do, and profane the sabbath day?”Nehemia 13:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 13:17?
Nehemia menegur para pembesar Yehuda karena mereka membiarkan pelanggaran hari Sabat terjadi, bahkan mereka sendiri terlibat. Ini menunjukkan bahwa pemimpin bertanggung jawab atas keteladanan mereka.
Latar belakang
Teguran keras Nehemia
Nehemia menegur para pembesar Yehuda karena mereka seharusnya menjadi teladan, tetapi mereka tidak mencegah pelanggaran Sabat bahkan mungkin terlibat. Ia menyebut perbuatan mereka sebagai kejahatan dan menajiskan hari Sabat, sehingga mereka membuka pintu bagi kemarahan Allah.
Di mana
Yerusalem
Mungkin di dekat gerbang kota atau tempat berkumpul
Kapan
~430 SM
Pemulihan Yehuda
Yang berbicara
Nehemia
Gubernur Yehuda, pemimpin yang tegas, ~60 tahun
Kepada
Para pembesar Yehuda
Pemimpin kaum Yehuda, mungkin termasuk bangsawan dan pejabat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָלַל
chalal · menajiskan
Membuat najis, melanggar kekudusan, mencemarkan
שַׁבָּת
shabbat · hari Sabat
Hari perhentian, hari ketujuh yang kudus
רָעָה
ra'ah · kejahatan
Kejahatan, keburukan, hal yang tidak baik
Kata 'menajiskan' (chalal) berarti membuat sesuatu yang kudus menjadi biasa atau najis. Dengan melanggar Sabat, para pembesar tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga merusak kekudusan yang Allah tetapkan, dan Nehemia menyebutnya sebagai kejahatan yang serius.
Tahukah kamu
Tanggung jawab pemimpin
Dalam budaya Yahudi, para pembesar memiliki tanggung jawab moral untuk menegakkan hukum Taurat. Teguran Nehemia menunjukkan bahwa pemimpin yang diam terhadap pelanggaran dianggap turut bersalah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 13:17
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 13:17
✕ Sering dikira
Menganggap teguran Nehemia hanya untuk pedagang, bukan untuk para pembesar.
✓ Yang sebenarnya
Nehemia secara khusus menegur para pembesar, karena mereka seharusnya menjadi teladan dan bertanggung jawab.
✕ Sering dikira
Mengira pelanggaran Sabat hanya masalah aturan, bukan masalah teologis.
✓ Yang sebenarnya
Bagi Nehemia, melanggar Sabat adalah menajiskan yang kudus, sehingga itu adalah dosa terhadap Allah, bukan sekadar melanggar peraturan.
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 13:17
Kita yang menjadi pemimpin, baik formal maupun tidak, memiliki tanggung jawab untuk memberi contoh yang baik. Jangan biarkan kelalaian kita menyebabkan orang lain jatuh dalam dosa.
Tuhan, jadikan aku teladan yang baik dalam menaati perintah-Mu, dan berani menegur dengan kasih ketika melihat kesalahan. Amin.