Lanjutan daftar pemimpin

Nehemia 10:26

Perjanjian untuk Hidup Kudus

PerikopPemberi Meterai · Nehemia 10:1-27 →
“Ahia, Hanan, Anan,”

Nehemia 10:26 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Nehemia 10:26?

Ayat ini adalah bagian dari daftar nama para pemimpin yang menandatangani perjanjian. Ini mengingatkan bahwa banyak orang yang bersedia mengikat diri untuk mengikuti Tuhan dengan sungguh-sungguh.

Latar belakang

Nama-nama yang lanjut

Ayat ini melanjutkan daftar pemimpin yang menandatangani perjanjian. Nama-nama seperti Ahia, Hanan, dan Anan menunjukkan keberagaman orang yang berkomitmen.

Di mana

Yerusalem

Di bait Allah, saat pembacaan perjanjian

Kapan

~445 SM

Pemulihan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari pembuangan
Pembacaan Taurat oleh Ezra
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Nehemia

Pemimpin rohani, gubernur Yehuda, ~445 SM

P

Kepada

Pembaca

Orang-orang yang membaca kitab ini, mungkin umat Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֲחִיָּה

ʾĂḥîyāh · Ahia

Nama pribadi, berarti 'saudara TUHAN'

חָנָן

Ḥānān · Hanan

Nama pribadi, berarti 'Ia (Allah) penuh kasih karunia'

עָנָן

ʿĀnān · Anan

Nama pribadi, mungkin berarti 'awan'

Nama-nama yang mengandung unsur 'TUHAN' atau 'Allah' menunjukkan kesalehan orang tua mereka.

Tahukah kamu

Nama-nama yang berima

Perhatikan Ahia, Hanan, dan Anan—bunyi akhirnya mirip, mungkin karena tren penamaan saat itu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 10:26

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Nehemia 10:26

✕  Sering dikira

Berpikir daftar ini hanya untuk orang-orang penting.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun sebagian adalah pemimpin, ayat 28 menyebut semua orang ikut serta.

✕  Sering dikira

Mengira nama-nama ini tidak ada hubungannya dengan kita.

✓  Yang sebenarnya

Mereka menginspirasi kita untuk setia dalam komitmen kepada Allah.

Renungan

Renungan Singkat Nehemia 10:26

Kesungguhan niat sering diwujudkan dalam tindakan konkret. Saat kamu berkomitmen pada Tuhan, carilah cara nyata untuk mengekspresikannya, misalnya melalui pelayanan atau keputusan hidup.

Ya Tuhan, jadikan hidupku sebagai tanda kesungguhan hatiku pada-Mu. Bimbing aku dalam setiap langkah, amin.