Tuhan Melawan Niniwe

Nahum 3:5

Celakalah Kota Penumpah Darah

PerikopHukuman bagi Niniwe · Nahum 3:1-19 →
““Lihatlah, Aku akan menjadi lawanmu,” firman TUHAN semesta alam. “Aku akan mengangkat ujung kainmu sampai ke wajahmu, dan akan memperlihatkan ketelanjanganmu kepada bangsa-bangsa, serta kemaluanmu kepada kerajaan-kerajaan.”

Nahum 3:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Nahum 3:5?

Nahum 3:5 adalah pernyataan Tuhan bahwa Dia akan melawan Niniwe dan membuka ketelanjangan mereka di hadapan bangsa-bangsa. Ini adalah metafora penghinaan dan pengungkapan dosa mereka secara terbuka, sebagai konsekuensi dari kesombongan mereka.

Latar belakang

Hukuman yang Memalukan

Tuhan menyatakan perlawanan-Nya terhadap Niniwe dan akan mempermalukan kota itu di depan bangsa-bangsa, seperti memperlihatkan ketelanjangan seorang perempuan sundal. Ini adalah gambaran penghakiman yang dahsyat: Niniwe akan ditelanjangi dan menjadi tontonan.

Di mana

Niniwe (kota yang dituju)

Melalui nubuat Nahum, sekitar tahun 630 SM

Kapan

~630 SM

Zaman nabi-nabi akhir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejayaan Niniwe
Kehancuran Niniwe
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN semesta alam

Allah yang berdaulat atas segala bangsa

N

Kepada

Niniwe (kota Asyur)

kota besar yang kejam, pusat kekaisaran Asyur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֵלֶיךָ

'eilekha · lawanmu

terhadapmu, menunjuk pada permusuhan

גָּלָה

galah · mengangkat

menyingkapkan, membuka, atau membawa ke pengasingan

מַעֲרֶה

ma'reh · ketelanjangan

bagian tubuh yang telanjang, aib

Kata-kata ini menekankan tindakan Allah yang berdaulat untuk membuka aib Niniwe secara terbuka—bukan sekadar hukuman, tetapi penghinaan total di hadapan semua bangsa.

Tahukah kamu

Ujung Kain di Wajah

Mengangkat ujung kain ke wajah adalah tindakan penghinaan yang dilakukan terhadap tawanan atau orang yang dijatuhi hukuman, seperti yang dilakukan orang Babilonia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Nahum 3:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Nahum 3:5

✕  Sering dikira

Allah kejam dan tidak adil.

✓  Yang sebenarnya

Hukuman ini adalah pembalasan atas kekejaman Niniwe yang terus-menerus.

✕  Sering dikira

Ayat ini membenarkan kekerasan terhadap perempuan.

✓  Yang sebenarnya

Bahasa kiasan tentang ketelanjangan adalah metafora penghinaan, bukan ajaran untuk memperlakukan perempuan.

Renungan

Renungan Singkat Nahum 3:5

Ketika kita sombong dan merasa tidak terkalahkan, Tuhan dapat merendahkan kita. Penting untuk tetap rendah hati dan mengakui bahwa semua yang kita miliki berasal dari Tuhan. Jangan biarkan kesombongan membawa kita pada kehancuran.

Tuhan, ajarilah aku untuk rendah hati dan tidak mengandalkan kekuatanku sendiri, tetapi bersandar pada-Mu. Amin.