Hukuman atas Niniwe
Nahum 2:13
Kejatuhan Niniwe yang Tegas
““Lihatlah,” firman TUHAN semesta alam, “Aku akan menjadi lawanmu.” “Aku akan membakar keretamu menjadi asap, dan pedang akan memakan habis singa-singa mudamu. Aku akan melenyapkan mangsamu dari bumi, dan suara utusan-utusanmu tidak akan terdengar lagi.””Nahum 2:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lihat, Aku akan menjadi lawanmu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, Aku akan membakar keretamu menjadi asap, dan pedang akan memakan habis singa mudamu; Aku akan melenyapkan mangsamu dari atas bumi, dan suara utusan-utusanmu tidak akan terdengar lagi.”Nahum 2:13 · TB
Terjemahan Baru
“"Aku ini musuhmu," kata TUHAN Yang Mahakuasa. "Kereta-keretamu akan Kubakar habis. Prajuritmu akan tewas dalam pertempuran, dan Aku akan mengambil segala sesuatu yang telah kauambil dari orang lain. Tuntutan-tuntutan para utusanmu tak akan terdengar lagi."”Nahum 2:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Behold, I am against thee, saith the LORD of hosts, and I will burn her chariots in the smoke, and the sword shall devour thy young lions: and I will cut off thy prey from the earth, and the voice of thy messengers shall no more be heard.”Nahum 2:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nahum 2:13?
Tuhan sendiri menyatakan diri-Nya sebagai lawan Niniwe. Ia akan menghancurkan kereta perang, membunuh singa-singa muda (para pejuang), melenyapkan mangsa (harta rampasan), dan menghentikan suara utusan. Ini menunjukkan bahwa kekuasaan manusiawi yang sombong tidak ada artinya di hadapan Tuhan semesta alam.
Latar belakang
Tuhan Melawan Niniwe
Setelah menggambarkan kehancuran Niniwe secara dramatis, Tuhan sendiri berfirman menentang kota itu. Ia menyatakan bahwa kereta perang, singa-singa muda (para pejuang), dan mangsa (harta rampasan) akan dimusnahkan, serta suara utusan Asyur akan dibungkam.
Di mana
Niniwe
Di tengah kota, saat penghancuran
Kapan
~650 SM
Zaman Nabi-nabi Klasik
Yang berbicara
Nahum
Nabi dari Elkosh, ~650 SM
Kepada
Bangsa Yehuda
Kerajaan selatan Israel, menghadapi ancaman Asyur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֵלֶיךָ
elekha · lawanmu
terhadapmu, menunjuk kepada lawan yang menentang
בָּעַר
ba'ar · membakar
menghanguskan, menghapuskan
חֶרֶב
cherev · pedang
senjata tajam, simbol perang dan penghakiman
Ketiga kata ini menekankan bahwa kehancuran Niniwe bukan kebetulan, melainkan tindakan pribadi Allah yang menentang kesombongan Asyur. Pedang dan api adalah alat penghakiman-Nya.
Tahukah kamu
Niniwe Dilupakan
Setelah kehancuran ini, lokasi Niniwe benar-benar terlupakan selama berabad-abad hingga ditemukan kembali oleh para arkeolog pada abad ke-19.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nahum 2:13
Nahum 1:2
Tuhan sebagai pembalas
“Tuhan itu cemburu dan membalas; Tuhan itu pembalas dan penuh kemarahan.”
Yesaya 10:12
Pasukan Asyur dihukum
“Maka apabila Tuhan telah menyelesaikan seluruh pekerjaan-Nya di gunung Sion dan di Yerusalem, maka Ia akan menghukum perbuatan raja Asyur yang congkak hati itu.”
Zefanya 2:13
Niniwe menjadi sunyi
“Ia akan mengacungkan tangan-Nya terhadap utara, dan akan membinasakan Asyur, dan akan membuat Niniwe menjadi tempat yang sunyi, menjadi padang gurun seperti gurun.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nahum 2:13
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya ancaman kosong untuk bangsa kuno yang sudah punah.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah kebenaran kekal tentang kedaulatan Allah atas semua bangsa, bukan sekadar peristiwa historis.
✕ Sering dikira
'Aku akan menjadi lawanmu' berarti Allah jahat atau pendendam.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah respons adil terhadap kejahatan Asyur; Allah membela yang tertindas dan tidak membiarkan kejahatan tanpa konsekuensi.
Renungan
Renungan Singkat Nahum 2:13
Ketika kita mengandalkan kekuatan, kekayaan, atau posisi, ingatlah bahwa Tuhan mampu meruntuhkan semuanya. Sikap sombong dan kejam hanya akan berujung pada kehancuran; marilah kita hidup dengan rendah hati dan adil, karena Tuhan membela yang lemah.
Tuhan, ajarilah kami untuk tidak mengandalkan kekuatan sendiri, melainkan bersandar pada-Mu dan hidup dalam keadilan, agar kami tidak pernah menjadi lawan-Mu. Amin.