Sundal yang Memikat Bangsa-Bangsa

Nahum 3:4

Celakalah Kota Penumpah Darah

Semua itu karena banyaknya persundalan si perempuan sundal, yang cantik parasnya dan pandai sihir, yang memperdaya bangsa-bangsa dengan persundalannya dan kaum-kaum dengan sihirnya.

Nahum 3:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Nahum 3:4?

Nahum 3:4 menjelaskan bahwa kehancuran Niniwe disebabkan oleh persundalan dan sihir mereka, yang memperdaya bangsa-bangsa. Ini adalah gambaran penyembahan berhala dan penipuan rohani yang menjauhkan orang dari Tuhan.

Latar belakang

Metafora Sundal dan Sihir

Nahum mengecam Niniwe, ibu kota Asyur, sebagai perempuan sundal yang memikat bangsa-bangsa lewat tipu daya dan sihir. Kota ini terkenal karena kekejaman dan penindasan terhadap banyak bangsa, sehingga gambaran ini menegaskan dosa moral dan spiritualnya.

Di mana

Yerusalem (kemungkinan tempat penulisan)

Menjelang kejatuhan Niniwe, sekitar tahun 630 SM

Kapan

~630 SM

Zaman nabi-nabi akhir (menjelang pembuangan)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejayaan Niniwe
Kehancuran Niniwe
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nahum

nabi dari Elkosh, ~650 SM

P

Kepada

Pendengar/ pembaca kitab Nahum

umat Yehuda, menyaksikan kekejaman Asyur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זְנוּנִים

zenunim · persundalan

perilaku tidak setia, khususnya dalam konteks perjanjian

טוֹבַת

tovat · cantik

baik atau indah, sering dipakai untuk daya tarik

כְּשָׁפִים

keshafim · sihir

praktik gaib atau mantra

Kata-kata ini menggambarkan Niniwe sebagai kota yang memikat dengan keindahan palsu dan tipu daya, bukan sekadar dosa seksual, melainkan pengkhianatan terhadap Allah dan sesama.

Tahukah kamu

Sihir di Asyur

Bangsa Asyur memang terkenal menggunakan praktik sihir dan ramalan dalam politik dan militer mereka, seperti terlihat dari catatan sejarah mereka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Nahum 3:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Nahum 3:4

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang dosa seksual.

✓  Yang sebenarnya

Metafora sundal melambangkan ketidaksetiaan rohani dan politik.

✕  Sering dikira

Nahum membenci semua perempuan.

✓  Yang sebenarnya

Perempuan sundal adalah gambaran kiasan untuk kota, bukan pernyataan gender.

Renungan

Renungan Singkat Nahum 3:4

Kita mungkin tidak terlibat dalam persundalan literal, tetapi kita bisa 'memperdaya' diri sendiri dengan mengejar hal-hal yang bukan Tuhan, seperti uang, kuasa, atau kesenangan. Evaluasilah apa yang kita sembah dalam hidup kita.

Tuhan, jauhkan aku dari segala bentuk penyembahan berhala dan penipuan; arahkan hatiku hanya kepada-Mu. Amin.