Ratapan Terakhir atas Niniwe
Nahum 3:19
Kejatuhan Niniwe yang Pasti
“Tidak ada kesembuhan untuk lukamu, cederamu tidak tersembuhkan. Semua orang yang mendengar kabar tentangmu akan bertepuk tangan atas dirimu, sebab siapakah yang tidak tertimpa kejahatanmu yang terus-menerus itu?”Nahum 3:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tiada pengobatan untuk cederamu, lukamu tidak tersembuhkan. Semua orang yang mendengar tentang engkau bertepuk tangan karena engkau; sebab kepada siapakah tidak tertimpa perbuatan jahatmu terus-menerus?”Nahum 3:19 · TB
Terjemahan Baru
“Cederamu tak dapat diobati, dan luka-lukamu tak dapat disembuhkan. Semua orang yang mendengar berita kehancuranmu bertepuk tangan kegirangan. Sebab semua orang telah menderita karena kejahatanmu yang tak berakhir itu.”Nahum 3:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“There is no healing of thy bruise; thy wound is grievous: all that hear the bruit of thee shall clap the hands over thee: for upon whom hath not thy wickedness passed continually?”Nahum 3:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nahum 3:19?
Ayat ini menyatakan bahwa luka Niniwe tidak dapat disembuhkan dan kejahatannya yang terus-menerus menyebabkan semua orang bersukacita atas kehancurannya. Ini menunjukkan bahwa hukuman Allah atas dosa yang sudah memuncak adalah pasti dan tidak dapat dihindari.
Latar belakang
Tidak Ada Kesembuhan bagi Niniwe
Nahum menutup nubuatnya dengan gambaran yang suram: luka Niniwe sudah parah dan tidak akan sembuh. Semua bangsa yang pernah ditindas Asyur akan bersorak mendengar kejatuhannya, karena kejahatannya yang terus-menerus.
Di mana
Niniwe
Di antara reruntuhan kota yang hancur
Kapan
~615 SM
Zaman para nabi pra-pembuangan
Yang berbicara
Nahum
Nabi dari Elkosh, ~7 SM, penuh semangat
Kepada
Raja Asyur
Penguasa Niniwe yang angkuh, tidak disebutkan namanya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
גְּהָה
gehah · kesembuhan
penyembuhan atau pemulihan dari penyakit atau luka
שֶׁבֶר
shever · luka
patah, remuk, atau luka parah
רָעָה
ra'ah · kejahatan
keburukan atau kejahatan yang terus-menerus
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa luka Niniwe adalah akibat dari kejahatan yang tiada henti; tidak ada pemulihan karena kejahatannya sudah memuncak. Ini menekankan kepastian penghakiman ilahi.
Tahukah kamu
Kehancuran yang Terbukti Sejarah
Niniwe benar-benar hilang dari peta selama berabad-abad sampai digali pada abad ke-19. Reruntuhannya ditemukan di dekat Mosul, Irak modern.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nahum 3:19
Yeremia 30:12
Luka tak tersembuhkan
“Sebab beginilah firman TUHAN: Penyakitmu parah, lukamu tidak tersembuhkan.”
Ratapan 2:15
Sorak atas kehancuran
“Semua orang yang lewat bertepuk tangan karena engkau; mereka bersiul-siul serta menggelengkan kepala.”
Yesaya 14:4
Sindiran bangsa-bangsa
“Engkau akan mengucapkan sindiran ini terhadap raja Babel.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nahum 3:19
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya untuk Niniwe kuno; tidak relevan bagi kita sekarang.
✓ Yang sebenarnya
Meski konteksnya historis, prinsip bahwa kejahatan yang terus-menerus berujung pada penghakiman tetap relevan secara abadi.
✕ Sering dikira
Nahum bersukacita atas penderitaan musuh secara kejam.
✓ Yang sebenarnya
Nahum menubuatkan keadilan ilahi; bukan kebencian pribadi, melainkan teguran atas kekejaman dan kesombongan Asyur.
Renungan
Renungan Singkat Nahum 3:19
Renungkanlah bahwa dosa yang dibiarkan terus-menerus dapat membawa kehancuran yang tidak bisa dipulihkan. Jangan menunda pertobatan, karena kasih karunia Allah tidak berarti kita bisa terus berbuat dosa tanpa konsekuensi.
Tuhan, ampuni aku atas dosa-dosaku yang terus berulang, dan berikanlah aku hati yang mau bertobat sebelum terlambat. Amin.