Gerbang sungai terbuka, istana gempar
Nahum 2:6
Kota yang Dikepung dan Jatuh
PerikopNiniwe Akan Dihancurkan · Nahum 2:1-13 →“Pintu-pintu gerbang di sungai sudah dibuka, dan istana menjadi gempar.”Nahum 2:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pintu-pintu di sungai-sungai telah dibuka, dan istana menjadi gempar.”Nahum 2:6 · TB
Terjemahan Baru
“Pintu air semua sungai telah terbuka, maka gemparlah seluruh istana!”Nahum 2:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The gates of the rivers shall be opened, and the palace shall be dissolved.”Nahum 2:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nahum 2:6?
Pintu gerbang kota yang berada di sungai dibuka, dan istana menjadi gempar. Ini menunjukkan bahwa pertahanan kota runtuh dan terjadi kepanikan di pusat pemerintahan Niniwe.
Latar belakang
Sungai jadi jalur masuk
Nahum menubuatkan bahwa gerbang-gerbang di dekat sungai akan terbuka, memungkinkan musuh masuk ke dalam kota. Akibatnya, istana raja menjadi gempar dan panik. Ini menggenapi kehancuran Niniwe melalui banjir dan serangan dari sungai.
Di mana
Niniwe (ibu kota Asyur)
Di sekitar sungai Tigris dan istana raja Asyur
Kapan
~630 SM
Zaman para nabi terakhir
Yang berbicara
Nahum
nabi dari Elkosh, ~50 tahun
Kepada
Pembaca di Yehuda
umat Tuhan yang menantikan pembebasan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שַׁעַר
sha'ar · gerbang
gerbang kota atau pintu masuk
נָהָר
nahar · sungai
sungai, sering merujuk pada Tigris
מוּג
mug · gempar
meleleh, menjadi takut, atau gemetar
Gerbang yang terbuka menunjukkan keruntuhan pertahanan; gempar menunjukkan kepanikan yang melumpuhkan.
Tahukah kamu
Niniwe dan banjir
Menurut catatan sejarah, Niniwe jatuh setelah banjir besar Sungai Tigris meruntuhkan tembok dan gerbang kota. Hal ini memudahkan Babel masuk.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nahum 2:6
Yeremia 51:44
runtuhnya benteng
“Aku akan menghukum Bel di Babel, Aku akan mengeluarkan dari mulutnya apa yang ditelannya. Bangsa-bangsa tidak akan lagi mengalir kepadanya; tembok Babel pun akan runtuh.”
Yesaya 45:1
gerbang terbuka
“Beginilah firman TUHAN kepada Koresh, orang yang Kuurapi, yang tangan kanannya Kupegang untuk menundukkan bangsa-bangsa di depannya, dan untuk melucuti raja-raja; untuk membuka pintu-pintu gerbang di depannya, supaya kota-kota tidak tertutup baginya.”
Mazmur 46:2
ketakutan dihancurkan
“Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut;”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nahum 2:6
✕ Sering dikira
Mengira 'pintu-pintu gerbang di sungai' adalah metafora rohani tentang pintu hati.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah gerbang kota yang terletak di tepi sungai Tigris, yang terbuka karena banjir.
✕ Sering dikira
Mengira 'istana' merujuk pada bait suci di Yerusalem.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah istana raja Asyur di Niniwe, yang menjadi gempar karena serangan.
Renungan
Renungan Singkat Nahum 2:6
Tidak ada benteng pertahanan yang dapat menyelamatkan kita dari murka Tuhan. Keamanan sejati hanya ada dalam Tuhan. Saat kita menghadapi ketakutan, ingatlah bahwa Tuhan adalah tempat perlindungan kita yang sejati.
Tuhan, Engkaulah bentengku yang sejati. Saat segala sesuatu terasa runtuh, peganglah aku dengan kuat dan berikan aku ketenangan di dalam-Mu. Amin.