Sampai kapan orang fasik?

Mazmur 94:3

Allah, Pembalas yang Adil

Berapa lama lagi orang-orang fasik, ya TUHAN, berapa lama lagi orang-orang fasik akan bersukaria?

Mazmur 94:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 94:3?

Pemazmur bertanya berapa lama lagi orang fasik akan bersukaria, mengekspresikan keprihatinan atas penderitaan yang berkepanjangan. Ini adalah pertanyaan retoris yang menunjukkan kerinduan akan campur tangan Tuhan.

Latar belakang

Penderitaan yang berkepanjangan

Pemazmur bertanya berapa lama lagi orang fasik dibiarkan bersukaria. Ini pertanyaan tentang kesabaran Allah yang terasa tak berkesudahan.

Di mana

Yerusalem

Di tempat ibadah, tengah meratap

Kapan

±586 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Bait Allah dihancurkan
Kembali dari pembuangan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyembah yang tertindas, mungkin dari masa pembuangan

T

Kepada

TUHAN (Yahweh)

Allah Israel, Hakim yang adil

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רְשָׁעִים

resha'im · fasik

orang yang berdosa dan melawan Allah

יַעֲלֹזוּ

ya'alozu · bersukaria

bersukacita atau bergembira, sering dalam konteks kemenangan

עַד־מָתַי

ad matay · berapa lama

ungkapan yang berarti 'sampai kapan'

Kata 'berapa lama' menunjukkan kepedihan yang nyata. Orang fasik bersukaria sementara orang benar menderita, dan ini membuat pemazmur bertanya-tanya.

Tahukah kamu

Pertanyaan retoris

'Berapa lama lagi?' adalah pertanyaan yang sering muncul dalam Mazmur untuk mengungkapkan kerinduan akan keadilan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 94:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 94:3

✕  Sering dikira

Orang fasik adalah non-Muslim atau non-Kristen.

✓  Yang sebenarnya

Fasik adalah orang yang jahat, apa pun agamanya.

✕  Sering dikira

Pemazmur meragukan Allah.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah pertanyaan iman yang jujur, bukan keraguan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 94:3

Dalam masa sulit, kita mungkin bertanya-tanya berapa lama lagi Tuhan akan membiarkan kejahatan. Ayat ini mengajarkan kita untuk jujur di hadapan Tuhan dan tetap berharap bahwa Dia akan bertindak pada waktunya.

Tuhan, sampai kapan kejahatan dibiarkan? Cepatlah bertindak dan pulihkan keadilan. Amin.