Harapan di Tengah Keputusasaan

Mazmur 9:19

Nyanyian Syukur dan Permohonan Keadilan

(9-20) Bangkitlah, ya TUHAN, jangan biarkan manusia menjadi kuat. Biarlah bangsa-bangsa, dihakimi di hadapan-Mu.

Mazmur 9:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 9:19?

Ayat ini meyakinkan bahwa orang miskin dan tertindas tidak akan dilupakan Allah selamanya, dan harapan mereka tidak akan sia-sia. Ini adalah janji penghiburan di tengah penderitaan, bahwa keadilan Tuhan pasti datang.

Latar belakang

Jaminan Bagi yang Melarat

Daud meyakinkan bahwa Allah tidak akan melupakan orang-orang yang tertindas dan miskin. Meskipun mereka menderita sekarang, pengharapan mereka tidak akan hilang sia-sia.

Di mana

Yerusalem

Di istana, merenungkan keadilan Allah

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemenangan atas musuh
Penobatan Salomo
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, pejuang

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang disembah dan dipercaya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֶבְיוֹן

evyon · melarat

orang miskin yang sangat membutuhkan

שָׁכַח

shakach · dilupakan

melupakan, mengabaikan

תּוֹחֶלֶת

tochlet · pengharapan

harapan yang menanti-nanti

Allah tidak mengabaikan mereka yang paling lemah, dan harapan mereka bukanlah angan-angan kosong, melainkan keyakinan yang pasti akan campur tangan Allah.

Tahukah kamu

Kata 'melarat' dalam bahasa Ibrani

Kata 'evyon' (אֶבְיוֹן) sering dipakai untuk menggambarkan orang yang sangat miskin, yang menggantungkan hidupnya sepenuhnya pada belas kasihan orang lain. Ini menegaskan bahwa Allah adalah harapan terakhir mereka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 9:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 9:19

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini menjamin orang miskin tidak akan pernah menderita lagi.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini berbicara tentang kasih Allah yang tidak melupakan mereka, bukan janji bebas dari penderitaan duniawi.

✕  Sering dikira

Mengira harapan hanya untuk orang miskin secara ekonomi.

✓  Yang sebenarnya

Kemiskinan di sini juga mencakup kehancuran rohani dan sosial, siapa pun yang tidak punya pembela dapat berharap pada Allah.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 9:19

Ketika kita merasa diabaikan atau diperlakukan tidak adil, ingatlah bahwa Tuhan melihat dan tidak melupakan kita. Tetaplah berharap kepada-Nya, karena harapan kita tidak akan berakhir dengan kekecewaan.

Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak pernah melupakan orang-orang yang tertindas; teguhkan harapanku kepada-Mu, Amin.