Ratapan di tengah reruntuhan

Mazmur 89:46

Janji yang Terasa Pudar

PerikopRatapan atas Janji Allah kepada Daud · Mazmur 89:1-52 →
“(89-47) Berapa lama lagi, ya TUHAN? Akankah Engkau menyembunyikan diri-Mu selama-lamanya? Apakah murka-Mu akan menyala-nyala seperti api?”

Mazmur 89:46 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 89:46?

Ayat ini adalah keluhan pemazmur tentang berapa lama lagi Allah akan menyembunyikan diri-Nya dan membiarkan murka-Nya menyala. Ini mencerminkan keputusasaan dan kerinduan akan pertolongan Allah.

Latar belakang

Di manakah Engkau?

Pemazmur merasa TUHAN menyembunyikan diri-Nya, tidak seperti saat janji kepada Daud dulu. Murka-Nya seperti api yang menyala-nyala, dan penderitaan bangsa terasa tak berkesudahan. Ia bertanya berapa lama lagi, menunjukkan keputusasaan yang dalam.

Di mana

Yerusalem

di bait suci atau di tengah reruntuhan kota

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Bangsa terpecah, kemakmuran berakhir
Penghancuran Yerusalem
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur Etan

Penyanyi puitis, mungkin dari zaman Salomo, meratapi nasib bangsa.

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel yang kekal, yang perjanjian-Nya tampak dilanggar.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עַד־מָה

ad-mah · berapa lama

ungkapan pertanyaan yang menandakan ketidaksabaran dan kelelahan

תַּסְתִּיר

tastir · menyembunyikan

menutup diri atau menarik kehadiran

חֲרוֹן

charon · murka

api panas kemarahan yang menyala-nyala

Kombinasi 'berapa lama' dan 'menyembunyikan' menunjukkan rasa ditinggalkan yang amat sangat. Murka yang 'menyala-nyala' bukan sekadar marah, tetapi menghanguskan seperti api yang tak terkendali.

Tahukah kamu

Sela sebagai jeda

Tanda 'Sela' dalam Mazmur mungkin adalah instruksi musikal untuk berhenti atau meninggikan suara, memberi waktu merenungkan kata-kata tadi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 89:46

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 89:46

✕  Sering dikira

Menganggap TUHAN benar-benar meninggalkan umat-Nya tanpa harapan.

✓  Yang sebenarnya

Ini ungkapan perasaan, bukan pernyataan teologis; Tuhan tetap setia, meski terasa tersembunyi.

✕  Sering dikira

Mengira 'murka' berarti Tuhan berubah-ubah dan tidak dapat dipercaya.

✓  Yang sebenarnya

Murka-Nya adalah respons terhadap ketidaksetiaan, tetapi perjanjian-Nya tetap teguh (lihat ayat 34).

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 89:46

Saat kita merasa Allah jauh dan doa-doa seakan tidak dijawab, jangan berhenti berharap. Keluhkanlah kepada Allah dengan jujur, karena Dia sanggup mengubah keadaan dan memulihkan hubungan dengan kita.

Tuhan, berapa lama lagi aku harus menunggu? Datanglah dan pulihkanlah aku, jangan sembunyikan wajah-Mu dariku selamanya. Amin.