Membatalkan perjanjian
Mazmur 89:39
Janji dan ratapan di tengah krisis
PerikopRatapan atas Janji Allah kepada Daud · Mazmur 89:1-52 →“(89-40) Engkau telah membatalkan perjanjian dengan hamba-Mu; Engkau telah mencemarkan mahkotanya ke dalam tanah.”Mazmur 89:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(89-40) membatalkan perjanjian dengan hamba-Mu, menajiskan mahkotanya laksana debu,”Mazmur 89:39 · TB
Terjemahan Baru
“(89-40) Kaubatalkan perjanjian-Mu dengan hamba-Mu, mahkotanya Kaulemparkan ke dalam lumpur.”Mazmur 89:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thou hast made void the covenant of thy servant: thou hast profaned his crown by casting it to the ground.”Mazmur 89:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 89:39?
Ayat ini mengungkapkan kepahitan hati pemazmur yang merasa Tuhan telah membuang dan menolak raja yang diurapi-Nya, yaitu Daud. Meskipun Tuhan telah berjanji untuk setia kepada Daud, kini tampaknya janji itu dilanggar. Ini adalah keluhan mendalam tentang kekecewaan dan kesedihan karena Tuhan seolah-olah menolak umat dan raja pilihan-Nya.
Latar belakang
Perjanjian yang tampak diputus
Etan menuduh Allah telah membatalkan perjanjian-Nya dengan hamba-Nya Daud dan menajiskan mahkota raja. Ini adalah puncak keputusasaan, karena hal yang tampaknya tidak mungkin terjadi justru mereka alami.
Di mana
Yerusalem
Dalam doa atau ratapan di hadapan Allah
Kapan
~950 SM
Monarki bersatu
Yang berbicara
Etan
Penyanyi dan pelihat, salah satu orang bijak pada zaman Salomo
Kepada
TUHAN
Allah Israel, yang kepadanya ratapan dan pujian ditujukan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָאַץ
na'ats · membatalkan
menolak dengan hina, membatalkan dengan sikap meremehkan
בְּרִית
berit · perjanjian
perjanjian atau ikatan resmi yang mengikat kedua pihak
חָלַל
chalal · mencemarkan
menajiskan, membuat tidak kudus atau melanggar kekudusan
Kata-kata ini menunjukkan tindakan yang sangat serius: perjanjian tidak hanya dilanggar, tetapi dinajiskan, seperti mahkota yang dibuang ke tanah, kehilangan kekudusannya.
Tahukah kamu
Perjanjian dalam Alkitab
Perjanjian Allah dengan Daud berbentuk 'berat' (khawatir) dan tidak bersyarat, tetapi tetap memiliki konsekuensi jika keturunan Daud tidak taat, seperti penghukuman, meski tidak membatalkan perjanjian secara total.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 89:39
Yesaya 24:5
Pelanggaran perjanjian
“Bumi cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang”
Ratapan 5:16
Mahkota jatuh
“Mahkota telah jatuh dari kepala kami; celakalah kami, karena kami telah berdosa”
Mazmur 74:7
Penajisan tempat
“Mereka membakar tempat kudus-Mu, menajiskan tempat kediaman nama-Mu”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 89:39
✕ Sering dikira
Menganggap Allah sepenuhnya tidak setia dan melanggar janji-Nya sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bahasa ratapan yang hiperbolis; Alkitab menunjukkan bahwa Allah tetap setia pada perjanjian-Nya, meski menghukum umat.
✕ Sering dikira
Mengartikan 'perjanjian' sebagai kontrak timbal balik yang bisa dibatalkan oleh salah satu pihak.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konsep Alkitab, perjanjian Allah bersifat anugerah dan ketetapan, tidak tergantung pada kesetiaan manusia.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 89:39
Ketika hidup terasa tidak sesuai dengan janji-janji Tuhan, kita mungkin merasa dikecewakan dan bertanya-tanya apakah Tuhan setia. Tetapi dalam momen-momen seperti itu, kita bisa jujur kepada Tuhan tentang perasaan kita, seperti yang dilakukan pemazmur. Kejujuran dalam doa adalah langkah awal untuk menemukan kembali pengharapan.
Tuhan, saat aku merasa Engkau membuang dan menolakku, tolonglah aku untuk tetap berpegang pada janji-Mu, meskipun aku tidak mengerti jalan-Mu. Amin.