Perjanjian yang Tak Dibatalkan

Mazmur 89:34

Kasih Setia di Tengah Penderitaan

(89-35) Aku takkan membatalkan perjanjian-Ku, atau mengingkari keteguhan-Ku.

Mazmur 89:34 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 89:34?

Meskipun Allah harus menghukum dosa, Dia berjanji tidak akan mencabut kasih setia-Nya atau melanggar kesetiaan-Nya. Kasih Allah itu kekal dan tidak pernah berubah, bahkan ketika kita gagal. Ini adalah jaminan bahwa penghukuman-Nya tidak pernah bertujuan untuk membinasakan, melainkan untuk memulihkan.

Latar belakang

Keteguhan di Tengah Kesulitan

Pemazmur mengingat janji TUHAN kepada Daud bahwa kasih setia-Nya tidak akan dipatahkan. Meskipun situasi sekarang mungkin suram, ia menegaskan bahwa Allah tidak akan membatalkan perjanjian-Nya.

Di mana

Yerusalem

Dalam ibadah Bait Suci, saat bernyanyi

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Janji TUHAN kepada Daud
Pembuangan Babel
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Etan, orang Ezrahi

Pemazmur dan penyanyi, mungkin dari zaman Salomo

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang kepadanya doa dan ratapan ditujukan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בְּרִיתִי

beriti · perjanjian-Ku

Ikatan resmi yang mengikat dua pihak, sering disertai sumpah

חַסְדִּי

chasdi · kebaikan-Ku

Kasih setia, kebaikan yang berdasarkan perjanjian dan kesetiaan

אֱמוּנָתִי

emunati · kesetiaan-Ku

Keandalan, keteguhan, dan kebenaran dalam memegang janji

Ketiga kata ini bersama-sama menekankan bahwa perjanjian Tuhan tidak sekadar kontrak, melainkan ikatan kasih yang setia dan teguh. Ketika Tuhan berkata 'perjanjian', itu berarti janji yang pasti digenapi karena didasari oleh kasih dan kesetiaan-Nya.

Tahukah kamu

Kata 'perjanjian' (berit) sangat penting

Dalam Perjanjian Lama, 'perjanjian' sering melibatkan pemotongan binatang sebagai simbol sumpah, menunjukkan keseriusan ikatan tersebut.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 89:34

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 89:34

✕  Sering dikira

Allah bisa membatalkan perjanjian jika manusia gagal.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun manusia tidak setia, kesetiaan Allah tetap teguh; Ia tidak akan mengingkari perjanjian-Nya.

✕  Sering dikira

Perjanjian ini hanya berlaku untuk Daud sebagai individu.

✓  Yang sebenarnya

Perjanjian ini bersifat kekal dan berlanjut dalam keturunan Daud, bahkan digenapi dalam Yesus.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 89:34

Ketika kita berdosa dan merasa jauh dari Allah, ingatlah bahwa kasih-Nya tetap setia. Jangan biarkan rasa bersalah menjauhkan kita dari hadirat-Nya; sebaliknya, datanglah kepada-Nya untuk menerima pengampunan dan pemulihan.

Ya Allah, terima kasih karena kasih-Mu tidak pernah berubah. Pulihkan aku dan bawa aku kembali dalam pelukan-Mu. Amin.