Tembok dihancurkan

Mazmur 89:21

Nyanyian Kasih Setia dan Perjanjian Daud

(89-22) Tangan-Ku akan menyokong dia, dan lengan-Ku juga akan menguatkan dia.

Mazmur 89:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 89:21?

Tuhan berjanji menyokong dan menguatkan Daud; tangan dan lengan-Nya menjadi sandaran yang kokoh, menunjukkan bahwa kesuksesan raja berasal dari pertolongan Tuhan.

Latar belakang

Benteng menjadi reruntuhan

Gambaran kota yang dihancurkan: tembok-temboknya runtuh dan benteng-bentengnya hancur. Ini mungkin merujuk pada invasi atau pengepungan yang membuat kerajaan Daud kehilangan perlindungan.

Di mana

Yerusalem

Di bait Allah atau tempat ibadah

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Saul
Pembagian kerajaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur (Etan, orang Ezrahi)

Seorang penyanyi dan pelihat, mungkin dari keluarga Lewi

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang diajak bicara dalam doa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פָּרַץ

parats · menghancurkan

merobohkan atau membuat tembok berlubang

חוֹמָה

chomah · tembok

dinding pertahanan kota

מְאַז

me'az · reruntuhan

tempat yang hancur atau reruntuhan

Kata 'parats' berarti 'membuat celah', bukan sekadar meruntuhkan total; ini menunjukkan kehancuran yang disengaja untuk melemahkan. Kata 'chomah' dan 'me'az' bersama-sama menekankan hilangnya keamanan.

Tahukah kamu

Tembok kota sebagai simbol keamanan

Di zaman kuno, tembok kota sangat penting untuk bertahan dari serangan. Menghancurkan tembok berarti membuka kota terhadap musuh, sehingga ini adalah gambaran kekalahan total.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 89:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 89:21

✕  Sering dikira

Menganggap Allah sendiri yang menghancurkan umat-Nya dengan kejam.

✓  Yang sebenarnya

Allah menggunakan konsekuensi dosa dan keadilan-Nya; namun di sini pemazmur melihat sebagai murka, tetapi tetap ada seruan untuk setia.

✕  Sering dikira

Membaca ayat ini sebagai penghakiman final tanpa harapan.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun suram, mazmur ini berakhir dengan pujian, menunjukkan harapan di tengah keputusasaan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 89:21

Saat kita merasa lemah, ingatlah bahwa Tuhan siap menopang kita. Kita tidak perlu mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi mengandalkan tangan Tuhan yang perkasa.

Tuhan, peganglah tangan kami dan kuatkan kami dalam setiap langkah, agar kami tidak goyah menghadapi tantangan. Amin.