Dijauhi teman, terkurung tanpa jalan keluar
Mazmur 88:8
Ketika komunitas hilang dan pintu tertutup
PerikopNyanyian atas Penderitaan yang Terdalam · Mazmur 88:1-18 →“(88-9) Engkau telah menjauhkanku dari kenalan-kenalanku; Engkau telah menjadikan aku kejijikan bagi mereka. Aku tertahan dan tidak dapat keluar;”Mazmur 88:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(88-9) Telah Kaujauhkan kenalan- kenalanku dari padaku, telah Kaubuat aku menjadi kekejian bagi mereka. Aku tertahan dan tidak dapat keluar;”Mazmur 88:8 · TB
Terjemahan Baru
“(88-9) Kaujauhkan kenalan-kenalanku daripadaku, dan Kaubuat aku memuakkan bagi mereka. Aku terkurung dan tak dapat keluar,”Mazmur 88:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thou hast put away mine acquaintance far from me; thou hast made me an abomination unto them: I am shut up, and I cannot come forth.”Mazmur 88:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 88:8?
Pemazmur merasakan murka Tuhan menekan dirinya, seperti gelombang dahsyat yang menghantam. Dia merasa ditindas oleh Tuhan sendiri, seolah-olah semua kemalangan datang dari Tuhan, memperdalam rasa ditinggalkan.
Latar belakang
Terasing dari sahabat dan kerabat
Heman merasa Allah menjauhkan semua kenalannya; mereka menganggap dia menjijikkan. Ia merasa terkurung, tidak bisa keluar dari penderitaannya, baik secara fisik maupun emosional.
Di mana
Tempat penulisan tidak disebut
Dalam doa pribadi, mungkin di Yerusalem atau lingkungan Bait Suci.
Kapan
~900 SM
Kerajaan Bersatu / pasca-Salomo
Yang berbicara
Heman, orang Ezrahi
Pemazmur yang merasakan isolasi total dari lingkungan sosialnya.
Kepada
TUHAN (Yahweh)
Allah yang diyakini namun dirasakan jauh.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָחַק
rachak · menjauhkan
menjauh, membuat jauh
תּוֹעֵבָה
to'evah · kejijikan
sesuatu yang menjijikkan, kekejian
כָּלָא
kala' · tertahan
dikurung, ditahan, dicegah
Rasa dijauhi dan dianggap jijik menggambarkan isolasi sosial yang ekstrem; kata 'tertahan' menunjukkan bahwa penderitaan ini seperti penjara yang tak berujung.
Tahukah kamu
Kata 'kejijikan' untuk manusia
Dalam konteks ini, kata Ibrani untuk 'kejijikan' (to'evah) biasanya dipakai untuk kekejian ritual atau moral; namun di sini Heman merasa dirinya menjadi kekejian di mata sesamanya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 88:8
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 88:8
✕ Sering dikira
Menganggap perasaan terisolasi berarti Allah benar-benar meninggalkannya secara total.
✓ Yang sebenarnya
Heman tetap berseru kepada Allah, menunjukkan bahwa ia masih percaya Allah mendengar, meski merasa ditinggalkan.
✕ Sering dikira
Mengira 'kejijikan' menunjukkan ada dosa yang membuat Heman najis.
✓ Yang sebenarnya
Perasaan ini adalah pengalaman psikologis dan sosial, bukan status moral di hadapan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 88:8
Ketika kita mengalami penderitaan, kita mungkin menyalahkan Tuhan dan merasa dihukum. Namun, seperti Ayub, kita bisa membawa protes dan pertanyaan kepada Tuhan, karena Dia sanggup menanggung kejujuran kita dan tetap setia.
Ya Tuhan, saat murka-Mu terasa menekan, beri aku keberanian untuk mengakui perasaanku dan tetap berpegang pada kasih-Mu yang tak berubah. Amin.