Doa di Tengah Kesesakan
Mazmur 86:1
Doa Daud: Minta Pertolongan
PerikopDoa Memohon Pertolongan · Mazmur 86:1-17 →“Doa Daud. Sendengkan telinga-Mu, ya TUHAN, dan jawab aku. Sebab, aku ini miskin dan melarat.”Mazmur 86:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Doa Daud. Sendengkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, jawablah aku, sebab sengsara dan miskin aku.”Mazmur 86:1 · TB
Terjemahan Baru
“Doa Daud. Dengarlah doaku, ya TUHAN, dan jawablah aku, sebab aku miskin dan lemah.”Mazmur 86:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bow down thine ear, O LORD, hear me: for I am poor and needy.”Mazmur 86:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 86:1?
Daud membuka doanya dengan memohon agar Tuhan mendengarkan dan menjawab, karena ia merasa miskin dan membutuhkan pertolongan Tuhan dalam hidupnya.
Latar belakang
Permohonan di Tengah Kesulitan
Daud sedang mengalami masa sulit, mungkin menghadapi musuh atau tekanan hidup. Ia merasa dirinya miskin dan melarat, sangat membutuhkan pertolongan Tuhan.
Di mana
Yerusalem
Istana, saat berdoa pribadi
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, penulis banyak mazmur, ~70 tahun
Kepada
TUHAN (Yahweh)
Allah Israel, yang disembah Daud
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַטֵּה
hatteh · Sendengkan
Miringkan atau condongkan telinga, sikap perhatian penuh.
עֲנֵנִי
'aneni · jawab
Merespon, menanggapi seruan, sering berarti memberikan pertolongan.
עָנִי
'ani · miskin
Tertindas, rendah, tidak berdaya, membutuhkan pertolongan.
Daud tidak hanya minta didengar, tapi memohon respons nyata dari Tuhan. Sikap 'miskin' di hadapan Tuhan adalah tempat pertolongan dimulai.
Tahukah kamu
Kata 'miskin' di sini
Kata Ibrani 'ani' tidak hanya berarti miskin harta, tapi juga rendah hati dan bergantung penuh pada Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 86:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 86:1
✕ Sering dikira
Menganggap 'miskin' hanya soal ekonomi, padahal ini lebih tentang kerendahan hati.
✓ Yang sebenarnya
Di sini 'miskin' berarti sadar akan keterbatasan diri dan butuh Tuhan.
✕ Sering dikira
'Sendengkan telinga' dianggap Tuhan punya telinga fisik yang perlu dipiringkan.
✓ Yang sebenarnya
Itu bahasa puitis untuk minta perhatian Tuhan, bukan secara harfiah.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 86:1
Saat kita merasa lemah dan tidak berdaya, kita bisa datang kepada Tuhan dengan jujur. Mengakui keterbatasan kita justru membuka jalan bagi Tuhan untuk bekerja.
Tuhan, miringkan telinga-Mu kepadaku dan jawablah, karena aku datang kepada-Mu dalam kerendahan hati. Amin.