Ratapan di Tengah Kekacauan
Mazmur 83:1
Permohonan dalam Kepungan Musuh
“Sebuah nyanyian. Mazmur Asaf. (83-2) Ya Allah, jangan membisu; jangan berdiam diri dan tinggal tenang, ya Allah.”Mazmur 83:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mazmur Asaf: suatu nyanyian. (83-2) Ya Allah, janganlah Engkau bungkam, janganlah berdiam diri dan janganlah berpangku tangan, ya Allah! Mazmur 83.2–10 180”Mazmur 83:1 · TB
Terjemahan Baru
“Mazmur Asaf: sebuah nyanyian. (83-2) Ya Allah, janganlah membisu, jangan berpangku tangan dan tinggal diam.”Mazmur 83:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Keep not thou silence, O God: hold not thy peace, and be not still, O God.”Mazmur 83:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 83:1?
Mazmur 83:1 adalah teriakan minta tolong kepada Allah yang sepertinya diam dan tidak bereaksi saat musuh mengancam. Pemazmur memohon agar Allah tidak tinggal diam, melainkan bertindak untuk membela umat-Nya. Ini mengungkapkan keinginan agar Allah yang Mahakuasa segera campur tangan dalam situasi yang genting.
Latar belakang
Seruan Saat Musuh Berkumpul
Asaf membuka mazmur dengan permohonan mendesak agar Allah tidak tinggal diam. Ia melihat musuh-musuh Israel bersekongkol dan mengangkat kepala dengan sombong.
Di mana
Yerusalem
Di Bait Suci, saat ibadah
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Asaf
Pemimpin paduan suara Bait Suci, ~950 SM
Kepada
Umat Israel
Umat pilihan yang sedang terancam
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּמַם
damam · membisu
berdiam diri, tidak bersuara
חָרַשׁ
charash · diam
tenang, tidak bergerak
שָׁקַט
shaqat · tenang
beristirahat, tidak aktif
Ketiga kata ini menekankan ketidakaktifan Allah yang dirasakan Asaf—seolah-olah Tuhan tidak peduli atau tidak bereaksi terhadap ancaman.
Tahukah kamu
Nyanyian untuk Dinyanyikan
Mazmur ini diberi catatan 'Sebuah nyanyian. Mazmur Asaf', menunjukkan bahwa itu dipakai dalam ibadah, bukan hanya dibaca.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 83:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 83:1
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti Allah benar-benar tidur atau tidak peduli.
✓ Yang sebenarnya
Ini metafora puitis untuk menggambarkan perasaan manusia saat Allah belum bertindak.
✕ Sering dikira
Mazmur ini hanya untuk situasi perang fisik.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga berlaku untuk pergumulan rohani dan ancaman terhadap umat Allah secara umum.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 83:1
Saat kita merasa Allah diam dan tidak menjawab, kita bisa membawa kegelisahan itu kepada-Nya dengan jujur. Tuhan tidak tersinggung oleh doa yang memohon pertolongan dengan sungguh-sungguh.
Tuhan, jangan membisu terhadap pergumulanku; bertindaklah dan tolonglah aku, Amin.