Terik di padang gurun

Mazmur 109:1

Doa di Tengah Kebencian

Kepada pemimpin pujian. Mazmur Daud. Jangan diam, ya Allah, pujianku.

Mazmur 109:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 109:1?

Mazmur 109:1 adalah permohonan Daud kepada Allah agar tidak tinggal diam terhadap pujiannya. Daud merasa bahwa Allah seakan-akan tidak mendengar atau merespons, dan ia meminta Allah untuk bertindak. Ini adalah seruan dari hati yang terdesak, yang menginginkan Allah segera campur tangan dalam situasinya.

Latar belakang

Seruan Minta Pertolongan

Daud menghadapi fitnah dan serangan dari orang-orang fasik yang membenci tanpa alasan. Ia merasa Allah diam dan tidak bertindak, sehingga ia memohon dengan sangat agar Allah tidak tinggal diam.

Di mana

Yerusalem

Di istana, tempat Daud berdoa

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud diurapi raja
Daud menjadi raja
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, sedang dikejar musuh

A

Kepada

Allah

TUHAN, Allah Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּמָה

damah · diam

berdiam diri, tidak bertindak

אֱלֹהִים

Elohim · Allah

Tuhan, Allah yang Mahakuasa

תְּהִלָּה

tehillah · pujianku

pujian, nyanyian syukur

Kata 'diam' bermakna Allah tidak bertindak, dan Daud menganggap hal itu mustahil bagi Allah yang layak dipuji. Keheningan Allah terasa berat, tetapi Daud tetap menyebut dirinya 'pujianku'—menunjukkan hubungan yang erat.

Tahukah kamu

Mazmur 109 sering disebut 'Mazmur Yudas'

Ayat 8 tentang jabatan diambil alih orang lain dihubungkan dengan pengganti Yudas Iskariot dalam Kisah Para Rasul 1:20.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 109:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 109:1

✕  Sering dikira

Menganggap Daud putus asa dan tidak percaya Allah.

✓  Yang sebenarnya

Daud justru berdoa dan meminta pertolongan, menunjukkan iman yang aktif.

✕  Sering dikira

Menganggap 'pujianku' adalah pujian Daud kepada Allah yang diam.

✓  Yang sebenarnya

Frasa ini bisa berarti 'Allah yang layak kupuji'—Daud tetap memuji meski dalam kesesakan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 109:1

Saat kita merasa doa kita tidak dijawab, kita bisa jujur seperti Daud dan meminta Tuhan untuk tidak tinggal diam. Ini mengajarkan kita bahwa dalam keputusasaan, kita tetap bisa datang kepada Allah dengan kejujuran, karena Dia mendengar meski kita merasa tidak didengar.

Ya Allah, janganlah Engkau diam terhadap doaku; dengarkanlah seruanku dan bertindaklah dalam hidupku, Amin.