Belas kasih tertutup amarah?
Mazmur 77:9
Mazmur Asaf: Dari Kegelapan ke Pengingat
PerikopPerbuatan TUHAN pada Masa Lampau · Mazmur 77:1-20 →“(77-10) Apakah Allah sudah lupa mengasihani? Apakah kemarahan-Nya telah menutupi belas kasih-Nya?” (Sela)”Mazmur 77:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(77-10) Sudah lupakah Allah menaruh kasihan, atau ditutup-Nyakah rahmat-Nya karena murka-Nya?" Sela Mazmur 77.10–17 162”Mazmur 77:9 · TB
Terjemahan Baru
“(77-10) Sudah lupakah Allah untuk mengasihani? Marahkah Ia, sehingga tidak berbelaskasihan lagi?"”Mazmur 77:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hath God forgotten to be gracious? hath he in anger shut up his tender mercies? Selah.”Mazmur 77:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 77:9?
Ayat ini mempertanyakan apakah Tuhan sudah lupa mengasihani dan apakah murka-Nya menutupi belas kasihan-Nya. Ini menunjukkan perasaan bahwa rahmat Tuhan tampak tersembunyi oleh hukuman.
Latar belakang
Ketakutan bahwa Allah telah berubah
Setelah mempertanyakan kasih dan janji, Asaf bertanya lebih jauh: apakah Allah lupa untuk mengasihani dan apakah murka-Nya menutupi belas kasihan-Nya? Ini adalah intimasi bahwa Allah mungkin berubah dari pribadi yang penuh kasih menjadi pribadi yang murka.
Di mana
Yerusalem
Malam hari, mungkin di tempat tidur atau ruang doa
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Asaf
Pemimpin paduan suara Bait Allah, ~1000 SM
Kepada
Allah
Sang Pencipta yang diajak berbicara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁכַח
shakach · lupa
melupakan, berhenti mengingat (manusia bisa lupa, Allah tidak)
חָנַן
chanan · mengasihani
menunjukkan kemurahan atau kasih karunia kepada yang lemah
קָפַץ
qaphaz · menutupi
menutup dengan rapat, menahan, menghalangi
Shakach berarti 'lupa', chanan adalah kemurahan yang diberikan kepada yang menderita, dan qaphaz berarti menutup rapat atau menghentikan. Ketiga kata ini menggambarkan ketakutan bahwa Allah berhenti peduli dan menutup pintu belas kasihan-Nya. Namun ini hanyalah persepsi Asaf, bukan realitas.
Tahukah kamu
Allah yang 'lupa' dalam Alkitab
Dalam Alkitab, Allah tidak pernah benar-benar lupa. Justru Dia berjanji untuk 'tidak melupakan' umat-Nya (Yesaya 49:15). Pertanyaan Asaf adalah proyeksi dari perasaannya sendiri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 77:9
Yesaya 49:15
jawaban atas rasa takut
“Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakan, Aku tidak akan melupakan engkau.”
Ratapan 3:22-23
belas kasihan setiap pagi
“Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru setiap pagi; besar kesetiaan-Mu!”
Mazmur 30:5
murka tidak menutup rahmat
“Sebab sesaat Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; pada malam ada tangisan, tetapi pada pagi ada sorak-sorai.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 77:9
✕ Sering dikira
Ini berarti Allah bisa melupakan dan menahan kasih-Nya selamanya.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah ekspresi perasaan manusia yang natural, tetapi Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa Allah tidak pernah melupakan umat-Nya dan kebaikan-Nya selalu menang.
✕ Sering dikira
Kata 'lupa' menunjukkan bahwa Allah terbatas seperti manusia.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, 'lupa' adalah antropomorfisme; pemazmur menggambarkan Allah dengan bahasa manusia untuk mengungkapkan kegelisahan. Allah tidak terikat oleh keterbatasan manusia.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 77:9
Ketika kamu merasa Tuhan murka dan tidak peduli, ingatlah bahwa belas kasihan-Nya adalah bagian dari karakter-Nya. Jangan biarkan emosi menutupi kebenaran tentang Tuhan.
Ya Allah, mampukan aku untuk tetap mempercayai belas kasihan-Mu, bahkan saat aku merasa murka-Mu mendominasi. Amin.