Peringatan bagi Pembual
Mazmur 75:4
Allah Hakim yang Merendahkan dan Meninggikan
“(75-5) Aku berkata kepada pembual, ‘Jangan membual,’ dan, kepada orang fasik, ‘Jangan tinggikan tandukmu;”Mazmur 75:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(75-5) Aku berkata kepada pembual- pembual: "Jangan membual." Dan kepada orang-orang fasik: "Jangan meninggikan tanduk!”Mazmur 75:4 · TB
Terjemahan Baru
“(75-5) Kepada orang yang suka membual, Aku berkata supaya jangan lagi membual.”Mazmur 75:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I said unto the fools, Deal not foolishly: and to the wicked, Lift not up the horn:”Mazmur 75:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 75:4?
Allah menegur pembual dan orang fasik, memerintahkan mereka untuk tidak membual atau meninggikan tanduk (kekuasaan atau kesombongan). Ini menegaskan bahwa Allah menentang kesombongan dan akan menegakkan kerendahan hati.
Latar belakang
Firman Allah tentang Keangkuhan
Allah langsung berbicara, melarang para pembual dan orang fasik untuk menyombongkan diri. Mereka tidak boleh mengangkat tanduk dengan congkak, karena Allah yang akan menghakimi dengan adil.
Di mana
Yerusalem
Di tempat kudus / saat ibadah
Kapan
~1000 SM (masa Asaf)
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Allah
Allah Israel, Hakim yang berfirman dalam mazmur
Kepada
Pembual dan orang fasik
Mereka yang sombong dan menentang Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הוֹלֵל
holel · pembual
orang yang berbicara sombong atau memuji diri sendiri
רוּם
rum · tinggikan
mengangkat tinggi, meninggikan diri
קֶרֶן
qeren · tanduk
tanduk binatang, simbol kekuatan dan kehormatan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Allah menentang kesombongan yang diungkapkan dalam kata-kata dan sikap. Manusia tidak boleh meninggikan diri, karena hanya Allah yang berhak meninggikan.
Tahukah kamu
Tanduk sebagai Simbol Kekuatan
Dalam budaya Timur Dekat kuno, tanduk sering melambangkan kekuatan dan keangkuhan. Pesan ini menegaskan bahwa kekuatan manusia tidak berarti di hadapan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 75:4
Amsal 16:18
Nasihat serupa
“Kesombongan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.”
1 Petrus 5:5
Prinsip yang sama
“Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”
Yesaya 2:11
Penghakiman Allah
“Matanya yang congkak akan direndahkan, dan keangkuhan manusia akan ditundukkan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 75:4
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya berlaku untuk orang fasik secara umum, bukan untuk kita.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah peringatan bagi semua orang agar tidak sombong, termasuk orang percaya yang bisa terjebak kesombongan.
✕ Sering dikira
Tanduk di sini berarti kekuatan fisik atau politik.
✓ Yang sebenarnya
Tanduk adalah metafora untuk kebanggaan diri dan penentangan terhadap Allah.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 75:4
Perhatikan sikapmu: apakah kamu cenderung membual atau mengandalkan kekuatanmu sendiri? Belajarlah untuk merendahkan diri di hadapan Allah dan manusia, karena Dia menentang orang yang sombong.
Ya Allah, ampunilah aku jika aku sombong. Ajari aku untuk tidak meninggikan diri sendiri, tetapi merendahkan hati dan mengandalkan Engkau dalam segala hal. Amin.