Bumi melebur, tiang ditopang

Mazmur 75:3

Hakim yang menopang bumi

(75-4) Bumi dan semua yang tinggal di dalamnya melebur, Akulah yang mengukuhkan tiang-tiangnya. (Sela)

Mazmur 75:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 75:3?

Meskipun bumi dan isinya goyah dan melebur, Allah adalah penopang yang kokoh. Ia mengukuhkan tiang-tiang bumi, menunjukkan kuasa-Nya untuk menegakkan dan memegang segala sesuatu, memberikan stabilitas di tengah kekacauan.

Latar belakang

Bumi goyah, Tuhan berpegang

Tuhan menggambarkan bumi yang melebur karena kekacauan, tetapi Dia sendiri yang menopang tiang-tiangnya. Ini menunjukkan kedaulatan-Nya atas ciptaan.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Allah, suara dari surga

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Firman tentang penghakiman
Peringatan kepada pembual
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel yang berfirman langsung

O

Kepada

Orang fasik dan orang benar

Semua penduduk bumi yang terlibat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֶרֶץ

eretz · Bumi

tanah, dunia, bumi

מוּג

mug · melebur

mencair, gemetar, menjadi lemah

תָּכַן

takan · mengukuhkan

menegakkan, menstabilkan, mengatur

Kata 'takan' berarti memegang teguh atau menstabilkan. Tuhan tidak hanya mencipta, Dia terus menopang dunia yang penuh kekacauan.

Tahukah kamu

Mitos gunung sebagai tiang

Dalam budaya kuno, gunung dianggap tiang bumi; Mazmur memakai metafora ini untuk menegaskan bahwa Tuhan yang memegang tiang itu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 75:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 75:3

✕  Sering dikira

Mengira bumi ini benar-benar berdiri di atas tiang fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini metafora puitis untuk kestabilan yang Tuhan berikan, bukan pernyataan geologi.

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan hanya menopang alam fisik, bukan kehidupan manusia.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan menopang segala ciptaan-Nya, termasuk kehidupan sosial dan moral kita.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 75:3

Dalam hidup yang penuh goncangan, ingatlah bahwa Allah adalah penopangmu. Saat segala sesuatunya terasa berantakan, datanglah kepada-Nya dan minta kekuatan-Nya untuk menegakkan kembali hidupmu.

Tuhan, ketika bumi dan hidupku goyah, Engkau adalah penopang yang teguh. Mampukan aku untuk berpegang pada-Mu dan percaya bahwa Engkau memegang segalanya. Amin.