Tuhan menjawab dari takhta

Mazmur 75:2

Hakim yang merendahkan dan meninggikan

PerikopPiala Kemenangan Allah · Mazmur 75:1-10 →
“(75-3) “Saat memilih waktu yang ditentukan, dengan keadilan, Aku akan menghakimi.”

Mazmur 75:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 75:2?

Allah adalah hakim yang adil. Dia menentukan waktu yang tepat untuk menghakimi dan melakukannya dengan keadilan, bukan dengan kemarahan atau semena-mena. Ini menjadi jaminan bahwa keadilan akan ditegakkan.

Latar belakang

Firman Tuhan di tengah kekacauan

Setelah umat bersyukur, Tuhan sendiri bersabda. Dia menegaskan bahwa Dialah yang menentukan waktu penghakiman dan akan menghakimi dengan adil.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Allah, saat ibadah

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengangkatan Asaf
Pembagian kerajaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Mazmur Asaf

Pemazmur dan pemimpin pujian di Bait Allah

J

Kepada

Jemaat Israel

Umat pilihan Allah yang sedang beribadah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מוֹעֵד

moed · waktu

waktu yang ditetapkan atau pertemuan

אֲנִי

ani · ditentukan

Aku (menekankan subjek)

שָׁפַט

shafat · menghakimi

bertindak sebagai hakim, memutuskan perkara

Kata 'moed' menunjuk pada waktu yang Tuhan tetapkan, bukan waktu manusia. Tuhan sendiri yang menentukan kapan keadilan ditegakkan.

Tahukah kamu

Tuhan berbicara langsung

Dalam Mazmur ini, Tuhan berbicara langsung (ayat 3-4), sebuah hal langka dalam Mazmur.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 75:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 75:2

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan hanya menghakimi pada akhir zaman saja.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan terus menghakimi sepanjang sejarah; Dia merendahkan yang congkak sesuai waktu-Nya.

✕  Sering dikira

Mengira 'waktu yang ditentukan' berarti kita bisa tahu kapan persisnya.

✓  Yang sebenarnya

Waktu itu rahasia Tuhan, bukan untuk ditebak manusia.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 75:2

Ketika kamu merasa tidak adil, ingatlah bahwa Allah punya waktu yang tepat untuk menghakimi dengan adil. Percayakanlah kepadanya, jangan mencoba membalas sendiri, karena kasusmu ada di tangan Allah.

Bapa, aku percaya bahwa Engkau adalah hakim yang adil dan waktu-Mu tepat. Ajari aku untuk sabar dan mempercayakan setiap ketidakadilan kepada-Mu. Amin.